Oleh: Zahira Rizkyka Hidayat dan Aulia Chairunnisa Firzannah Halim
Instalasi: Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Halo sobat! di era ini semakin banyak orang orang yang mengeluh bahwa dirinya sedang
“stress” di tanya lagi kenapa jawaban nya “lagi stress” ditanya kenapa melakukan hal ini, hal
itu, jawaban nya “karena lagi stress” waduh.. bahaya sekali ya! Stress memang bagian suatu
kehidupan yang tidak bisa dihindari, stress tidak pernah memandang usia, semua orang pasti
pernah mengalaminya. Namun, bagaimana cara kita menghadapi nya ya?
Dalam psikologi Islam, stress bukan hanya dilihat sebagai masalah mental, tetapi stress juga
dilihat sebagai ujian dari Allah SWT. Melalui pendekatan spiritual ini, Islam menawarkan
cara yang lebih baik untuk mengatasi stress loh! Jadi mau tau bagaimana caranya? Yuk kita
simak lebih lanjut!
Menurut psikologi Islam, ada 3 cara untuk mengelola stress dengan baik loh sobat!
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Cara mendekatkan diri dengan Allah SWT. tidak lain tidak bukan adalah dengan memperkuat
ibadah kita sesuai dengan tuntunan agama Islam, seperti dengan Sholat yang selain menjadi
kewajiban, sholat juga merupakan sarana untuk kita berkomunikasi dengan Allah SWT, lalu
dengan berdzikir, selain mendapatkan pahala yang berlipat ganda berdzikir atau melafazkan
nama Allah dan kalimat kalimat suci secara berulang ulang dapat membuat hati dan pikiran
kita menjadi lebih tenang. Selanjutnya dengan rutin membaca Al Qur’an, sobat, kalian tau
kan membaca 1 huruf hijaiyah saja kita sudah mendapatkan pahala yang besar, apalagi
dengan rutin membaca Al Qur’an, di dalam Al Qur’an juga mengandung ayat ayat yang penuh
makna sehingga kita sebagai umat muslim dapat melihat berbagai inspirasi serta jalan keluar
dari masalah masalah yang kita hadapi di dalam kehidupan. Tak lupa dengan berdoa, dengan
berdoa kita bisa mencurahkan segala isi hati kita kepada Allah SWT. kita dapat meminta
pertolongan bahkan kekuatan dalam menghadapi segala cobaan.
- Menerapkan nilai nilai ajaran agama islam SaSuLaKal (sabar, syukur, ihklas,
tawakal)
Stress adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Namun, dengan menerapkan
nilai-nilai Islam, kita dapat mengelola stress dengan lebih baik dan menemukan ketenangan
batin. Seperti, Al-Quran yang mengajak kita untuk bersabar karena kesabaran memiliki
banyak manfaat dalam meningkatkan kemampuan manusia dalam menghadapi
penderitaan masalah kehidupan. Selanjutnya, Syukur adalah rasa terima kasih kepada Allah
atas segala nikmat yang diberikan, bersyukur dapat membantu mengalihkan fokus dari
masalah ke hal positif dalam hidup saat mengalami situasi stress. Berikutnya, Ikhlas
mengajarkan kita untuk melakukan sesuatu dengan ikhlas hanya karena Allah semata,
keikhlasan hati akan membantu kita untuk memperoleh ketenangan. Lalu, Tawakal ialah
sikap berusaha semaksimal mungkin, lalu menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah. Hal ini
penting saat menghadapi stres, karena dapat mengurangi kecemasan.
- Pandai Memanajemen waktu (waktu ibadah, beraktivitas dll)
Banyak strategi untuk mengelola stress dan cara mengatasinya untuk menghindari dampak
buruk pada penderitanya. Contohnya, pada saat Pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan
sesuai deadline waktu yang ditetapkan dapat menjadi sumber stress yang dapat menyebabkan
kecemasan atau depresi yang berakibat menimbulkan dampak negatif berupa gangguan fisik.
Oleh karena itu, untuk melakukan pekerjaan dengan efektif dan efisien, diperlukan
keterampilan manajemen waktu yang baik. Sobat, Sholat fardhu adalah cara untuk melatih
displin waktu. Seorang Muslim belajar untuk mengatur aktivitas sehari-hari agar mereka
tidak mengabaikan kewajiban ibadah dengan melaksanakan sholat tepat waktu. Mampu
mengelola waktu dengan menetapkan tujuan, menyusun prioritas, dan mengevaluasi proses
dan hasil dari tindakan akan membantu menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang telah
direncanakan secara efektif dan efisien. Dalam Islam, manajemen waktu berarti efisiensi dan
menghargai setiap saat sebagai kesempatan untuk beribadah dan berkontribusi kepada
masyarakat. Kita dapat menjalani kehidupan yang lebih teratur, produktif, dan bermakna
dengan menerapkan manajemen waktu yang baik.

No responses yet