Jama’ah :. “Jo, Sejak dua Minggu lalu saya dan istri, punya gejala sakit perut ringan yang nggak sembuh-sembuh. Sehingga cukup mengganggu tugas sehari-hari. Kemarin saya baca postingan teman ternyata simtom tersebut bisa jadi salah satu gejala Covid 19. Jadi agak kaget dan akhirnya saya selidiki dengan mengkonfirmasi gejala yang lain, misal suhu tubuh, Indra perasa, panjang nafas, sakit tenggorokan, pun sesak di dada. Alhamdulillah semua tidak ditemukan. Bagaimana menurutmu Jo apakah saya perlu test antigen atau swab?”
Paijo : “Apakah akang punya uang untuk bayar test antigen dan swab?”
Jama’ah : “Ya nggak punya Jo. Perusahaan kami sedang susah karena Corona. Sehingga tidak ada bonus akhir tahun buat karyawan.”
Paijo : “Oala begitu toh ceritanya, ya sudah akang santai saja di rumah nggak usah kuatir Corona.”
Jama’ah : “Apa tidak bahaya Jo ?”
Paijo : “Insyaallah tidak bahaya kang. Apa akang dan istri sering merasakan hal ini jika sedang lapar?”
Jama’ah : “Wah benar Jo, persis seperti itu gejalanya.”
Paijo : Paijo tersenyum lebar dan berujar : ” Sudah kang ini bawa saja bungkusan ini, ini bonus akhir tahun saya dari Yuk Tin, masak saja untuk malam tahun nanti bersama keluarga akang, insyaallah akan hilang penyakit akang dan istri akang.”
Jama’ah : “Wah semoga saja ya Jo, apa bungkusan ini sudah dikasih do’a sama Yuk Tin Jo sehingga bisa menyembuhkan?”
Paijo : “he he he bukan begitu kang, sakit akang itu karena kalian stress, tanggal tua dan karena tidak ada bonus akhir tahun akibat ada Corona. Akhirnya merasa kuatir dan merasa lapar terus.”
Jama’ah : “Oalaah Jo…, Benar kamu Jo anakku sejak bulan minta jalan-jalan dan liburan akhir tahun. Tapi karena kondisi Corona dan juga ekonomi kami yang susah, akhirnya kami tidak berani menjanjikan apa-apa pada mereka. Mungkin itu yang jadi beban pikiran kami ya Jo.”
Paijo : “Bersyukur saja terus kang, Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan sama Allah sampai detik ini.” #SeriPaijo

No responses yet