Sholawat ini dinamakan dengan Sholawat Naariyyah (api) dikarenakan hajat seseorang cepat dikabulkan ALLAH secepat api melahap kayu bakar (jadi, bukan pembacanya bakal masuk neraka, sebagaimana yang dituduhkan oleh kaum Wahabi yang membenci berbagai sholawat. Lagi pula mana mungkin pembaca sholawat akan masuk neraka. Yang ada juga pembaca shoawat itu akan masuk surga dengan mendapat syafa’at atau pertolongan dari Rasulullah saw). Dikatakan Sholawat Kaamilah dikarenakan ada kata “Kaamilatan” (sempurna) dalam sholawat tersebut. Juga Dinamakan dengan Sholawat Munfarijah atau Tafrijiyyah dikarenakan ada kata “Tanfariju” (terbuka/terbebas dari segala kesusahan dan kesedihan).Sholawat ini dinisbatkan atau dipopulerkan oleh Syekh Muhammad Haqqy an-Naazili. Lafadz sholawatnya adalah :
اَللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَ سَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَ تَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَ تُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَ تُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَ حُسْنُ الّخَوَاتِمِ وَ يُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَ عَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ .
Allohumma sholli sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman taamman ‘ala sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdho bihil hawaiju watunaalu bihirroghooibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu biwajhihil kariim wa ‘ala aalihi wa shohbihi fi kulli lamhatin wa nafasin bi ‘adadi kulli ma’luumil laka
“Ya ALLAH, limpahkanlah rahmat dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad saw, yang berkat keagungan martabatnya, Engkau ya ALLAH melepaskan segala kesulitan, dan menghalau segala kebingungan, mengabulkan segala keinginan, tercapainya segala harapan, mendapat akhir yang baik dalam segala perkara, diturunkannya hujan (rezeki atau air hujan)dengan berkat kemuliaann pribadi Nabi yang mulia. Semoga rahmat dan keselamatan tadi tercurah juga kepada keluarganya dan para sahabatnya sebanyak bilangan kedipan mata dan helaan nafas, serta sebanyak bilangan apa-apa yang Engkau ketahui.”
Adapun Fadhilah (keutamaan) dari sholawat ini adalah
- Jika dibaca 11x tiap selesai sholat fardhu maka rezekinya tidak akan terpuus, dan beroleh kekayaan serta mendapat kedudukan yang tinggi.
- Jika dibaca 11x sehari semalam secara rutin, maka iakan memperoleh keberkahan sholawat ini berupa turunnya rezeki dari langit dan keluar rezekinya yang berada di dalam bumi.
- Jika dibaca 41x setela Sholat Shubuh niscaya ia akan mendapatkan apa yang diharapkannya dan mencapai tujuannya lebih dari apa yang diinginkannya.
- Imam Al-Qurthuby menjelaskan, Jika sholawat ini dibaca rutin 41 x atau 100x atau lebih setiap harinya maka:
- ALLAH Ta’ala akan melepaskan kesulitannya dan menghilangkan penderitaannya.
- Meluaskan rezekinya
- Menyinari hatinya
- Memudahkan urusan-urusannya
- Meninggikan kedudukannya
- Memperbagus keadaannya.
- Membukakan pintu-pintu kebaikan dengan tambahannya
- Membuat ucapannya diterima di kalangan pemimpin, pejabat ataupun pengusaha.
- Memberinya keamanan dari berbagai peristiwa buruk, dari kelaparan dan kemiskinan.
- Memasukkan perasaan cinta/suka/mahabbah di hati orang-orag terhadapnya
- Apa saja yang dimintanya kepada ALLAH pasti akan dikabulkan olehNYA.
- Jika dibaca 313x faedahnya dapat menyingkap rahasia-rahasia segala sesuatu sehingga ia akan dapat melihat apa-apa yang ingin diketahuinya.
- Jika dibaca 1000 x setiap hari, niscaya ia akan mendapat sesuatu yang tidak dapat digambarkan/dibayangkan orang, yang tak pernah sepasang mata pun melihatnya, tak pernah terdengar oleh telinga, serta tak pernah terlintas di hati manusia, saking banyak dan berlimpahnya.
- Jika dibaca 4444 x dalam satu majelis dzikir, maka ia atau orang-orang yang berdzikir di situ akan mendapatkan apa-apa yang diinginkannya dengan cepat secepat kobaranapiyang membakar kayu bakar,serta dapat menolak atau menghindari apa – apa yang dikhawatirkan.

No responses yet