Setan tidak punya kuasa untuk mempengaruhi hamba ALLOH. Hal itu menunjukkan bahwa tipu daya setan adalah lemah, seperti disebutkan oleh ayat:

إن كيد الشيطان كان ضعيفا

Lalu mengapa kita melihat ada orang bisa terpengaruh oleh godaan setan?.

Hal itu karena orang itu sudah mengikuti setan, sehingga setan bisa mempengaruhi orang itu dengan godaannya. Hal itu seperti disebutkan dalam ayat:

إن عبادي ليس لك عليهم سلطان إلا من اتبعك من الغاوين.

Hal itu seringkali didawuhkan oleh guru besar-Q, Syaikhona As-Saroni Al-Makki.

Orang yang diberikan ilmu oleh ALLOH, maka menunjukkan bahwa ALLOH berkehendak untuk mengangkat derajat orang itu.

يرفع الله الذين آمنوا منكم والذين أوتوا العلم درجات.

Dalam ayat lain disebutkan:

ولو شئنا لرفعناه بها

Walaupun begitu, orang yang alim harus lebih takut. Karena bila ia sudah mengesampingkan ilmunya dan lebih mengedepankan kepentingan pribadinya, maka saat itulah ia diikuti oleh setan.

واتل عليهم نبأ الذي آتيناه آيتنا فانسلخ منها فأتبعه الشيطان فكان من الغاوين.

Begitu ngerinya, bila di atas disebutkan ada orang yang mengikuti setan sehingga ia terpengaruh oleh godaannya, maka bagaimana ngerinya bila ada orang yang diikuti oleh setan. Ia dijadikan pemimpin oleh setan.

Pantas saja ia disebut sebagai:

فكان من الغاوين.

Mengapa orang yang seharusnya menjadi baik, tetapi menjadi pemimpin yang diikuti setan?.

Hal itu karena orang itu lebih mengikuti hawa nafsu dan kesenangan pribadinya, sehingga hawa nafsu itu yang menuntunnya, bukan ayat-ayat ALLOH atau ilmunya yang memimpin.

ولو شئنا لرفعناه بها ولكنه أخلد إلى الأرض واتبع هواه.

Ya Robbi…

Padahal seharusnya, semakin ia bertambah ilmunya, semakin ia bertambah takut kepada ALLOH.

إنما يخشى الله من عباده العلماء.

Seperti sering disebutkan oleh guru besar-Q Syaikhona As-Saroni Al-Makki

من ازداد علما ولم يزدد هدى لم يزدد من الله إلا بعدا

Orang yang tambah ilmunya, tetapi tidak tambah petunjuknya, maka ia tidak tambah kecuali jauh dari ALLOH.

Padahal seharusnya

ازداد علما ازداد خشية

Tambah Ilmune, tambah Wedine.

Tetapi anehnya, 

ازداد علما ازداد جرأة

Tambah Ilmune, tambah Wanine.

Nauzubillahi Min Dzalik.

***

Kangen dawuh-dawuh njenengan ingkang kados ngeten Yai.

***

Pembacaan sanad Maulid Ad-Diba’i setelah khataman.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *