Jika Kita Benar-Benar Memahami Al-Qur’an Maka Jangankan Murtad, Kita Berbuat Dosa Pun Kita Takkan Berani”

Memandang pernyataan di atas memang itulah realita yang saat ini terjadi. Memang saat ini Al-Qur’an cukup dibaca bukan pedoman. Al-Qur’an sebatas dibaca tanpa penghayatan. Al-Qur’an hanya sekedar dihafal tiada pengamalan. Itulah pukulan telak bagi saya dan kita dari seorang mantan pendeta yang diberi hidayah oleh Allah SWT untuk ke jalan yang benar, Islam.

Padahal dalam Al-Qur’an telah jelas disebutkan

كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran (QS: Shad: 18)

Dalam sebuah pernyataan mengatakan salah satu faktor kristenisasi akibat alquran hanya sekedar dibaca tanpa dipahami berawal adalah saat dirinya pernah berdebat dengan Pendeta Syaifuddin Ibrahim seorang dulunya ustad kemudian murtad, dan beberapa fenomena kristenisasi yang marak di berbai penjuru tanah air, seperti di Solo, Salatiga, Gunungkidul, Batu, Malang Selatan dan banyak lainnya oleh para misinonaris. Saat ini dalam pengamatannya jumlah umat islam makin hari maki semakin berkurang drastis dari diatas 90% di era 50-an, saat ini tinggal 73%. Bahkan dalam sebuah survei dikatakan saat ini 2 juta umat islam murtad setiap tahunnya. !!!

Kita memang terlena dengan jumlah muslimin yang masih mayoritas, tetapi justru perlahan-lahan jumlah kita tergerus oleh maraknya kristenisasi. Modusnya pun beragam mulai bantuan kemanusiaaan, perkawinan, pertemanan dan lainnya. Dan berangkat dari keprihatinan inilah yang menjadi spirit dari seorang Insan LS Mokoginta untuk menyelamatkan akidah umat islam.

Terlahir di Kotamabangu, sulawesi Utara dari dari bapak yang muallaf beretnis cina muslim menikahi perempuan muslim, tetapi karena pandangan sang keluarga yang beranggapan bahwa semua agama adalah sama, maka pria kelahiran 8 september 1949 ini masuk sekolah katolik bersama ke 7 saudaranya. Dan inilah yang menyebabkan menjadi pengikut Yesus (Katolik). Perjalanan pendidikannya banyak ditempuh dari berbagai sekolah katolik sehingga dia dikukuhkan menjadi seorang pendeta dan dibaptis dengan nama Wensaslus.

Hingga pada tahun 1976, ketika merantau ke Ibu Kota ia berkenalan dengan seorang pengusaha muslim taat dan berbudi pekerti luhur. Hal itulah yang membuatnya tertarik kepada islam, dan secara diam-diam beliau membandingkan ajaran islam dengan ajaran Alkitab. Dan disitulah ia menemukan berbagai kerancauan dan ketidakjelasan agama yang menganut paham trinitas ini.

Maka Setelah 4 tahun berkenalan dengan pengusaha tersebut disertai belajar secara intensif tentang kebenaran islam maka Allah SWT menurunkan hidayah-Nya pada tahun 1980 dan mengganti namanya menjadi Insan Latif Syaukani Mokoginta.

Saat ini beliau berusaha untuk menyelamatkan akidah saudara-saudaranya agar kembali ke jalan tauhid, lewat berbagai karyanya mulai dari 53 judul buku, puluhan vcd debat dan kajian kristologi di berbagai daerah. Perjuangannya tuk mengajak saudaranya kembali ke ajaran yang benar tidak dilalui dengan kemudahan, berbagai rintangan dari ancaman, teror dengan sabar beliau alami.

Pria yang akrab disapa Pak Moko saat ini bermukim di kawasan Kelapa Dua, Kota Depok ini juga banyak menuliskan gagasannya di websitenya www.birrul-walidain.com Selain mengisi debat atau kajian kristologi di berbagai daerah dan menulis berbagai buku.

Buku berjudul Berhadiah Mobil BMW Mustahil Kristen Bisa Menjawab adalah salah satu karya peraih Muallaf Award 2006, 2007, 2010-2012  yang banyak diminati, karena buku ini juga tantangan bagi umat kristen-katolik untuk bisa menjawabnya, diantaranya:

  1. Mana pengakuan yesus dalam alkitab bahwa dia beragama kristen?
  2. Mana ajaran Yesus Ketika beliau berumur 13/29 tahun?
  3. Mana ucapan Yesus di dalam Alkitab, mengatakan 
  4. ”Akulah Allah Tuhanmu dan semahlah aku saja”
  5. Mana dalilnya Firman Allah dalam Alkitab ”Akulah yang mewahyukan Al-Kitab dan Akulah yang menjaganya”
  6. Mana perintah yesus dalam.alkitab beribadah pada hari minggu?
  7. Mana dalilnya yesus 100% Tuhan dan 100% Manusia?
  8. Mana dalilnya asal percaya sebagai Tuhan dan Juru Selamat dijamin, pasti masuk surga?
  9. Mana foto asli wajah yesus dan siapa yang memotonya?
  10. Mana dalilnya dalam alkitab yesus lahir tanggal 25 desember dan perintah merayakan natal?
  11. Buktikan siapa yang hafak alkitab walau satu surat saja!

Inilah cuplikan tantangan kepada mereka yang masih mengimani Yesus sebagai Tuhan. Tantangan ini juga berhadiah 10 juta bagi siapa saja yang mampu menjawab 1 pertanyaan saja. Dan bagi yang bisa menjawab semuanya beliau berani menghadiahkan mobil Premium BMW. 

Tetapi alhamdulilah jawabannya sudah bisa ditebak, meski tidak akan bisa. Meski sebenarnya telah ada jawaban buku ”Siapa Bilang Kristen tak bisa menjawab” dalam berbagai forum debat mereka justru kalah telak dengan jawaban bapak 67 tahun ini.

Dalam buku ini  juga dikutip juga Buku The Five Gospels yang telah dibahas 76 ahli dari berbagai universitas di seluruh dunia dalam sebuah seminar disimpukan bahwa. “82% kata-kata yang dianggap ucapan Yesus di dalam injil, sesungguhnya tidak pernah diucapkan oleh Yesus”. Itu berarti tulisan dalam injil saat ini adalah karya manusia yang tidak jelas sumbernya. Itu jelas berbeda dengan Al-Qur’an yang terjamin keasliannya 100% sebagai Wahyu Illahi.’ Dan Al-Qur’an sendiri telah mengancam mereka yang memalsukan Alkitab sebagaimana telah tegas disebutkan dalam QS. Al-Baqarah: 79.

Terima kasih bapak yang telah menggugah kesadaran kami untuk lebih giat dalam mendalami al-qur’an dan ikhtiar untuk menyelamatkan saudara kami dari pemurtadan dan mengembalikan saudara kami untuk kembali pada Islam. Terima kasih bapak atas kenang-kenang kepada penulis atas buku berharga ini, semoga bermanfaat bagi kami. Terima kasih bapak telah membagikan ilmunya, semoga kelak kami bisa mengundang anda di kota kami.

Sidoarjo, 15 Januari 2016

Disarikan dari Pengajian Kristologi bersama Beliau dan Bapak John Hendri dari Mabes POLRI di Masjid Nurul Huda, Krecek, Badas, Kediri, Sabtu Malam Ahad, 15 Januari 2016

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *