Kalau  kita  melewati  jalan  Condet,   bisa  dipastikan  ramai  dan  macet selalu  menghiasi  jalanan.  Maklum,  semua  ada  di  Condet.   Mulai  makanan, pakaian, sampai  bengkel dan  kantor-kantor. Di samping  itu, masyarakat Arab juga banyak  di sana.

Keberhakan  tanah   Condet   tidak  bisa  dilepaskan   oleh  tokoh-tokoh habib  yang dimakamkan di area Al-Hawi. Ada sepuluh habib kharismatik yang dimakamkan di sana, yaitu Habib Mukhsin bin Muhammad Alatas, Habib Muhammad  bin  Ahmad  bin  Alhaddad,  Habib  Ali  bin  Husin  Alatas,  Habib Muchsin bin Sholeh Alatas, Habib  Umar bin Muhammad Alatas, Habib  Husin bin Umar  bin Syech  Abu Bakar,  Habib  Ahmad  bin Husin  bin Jindan, Habib Salim bin Ahmad  bin Jindan, Habib  Abdul Kadir bin Muhammad al-Haddad, dan Habib Zain bin Abdullah Alaydrus.

Tidak diketahui  pasti kapan  kompleks pemakaman Al-Hawi di Jakarta Timur  ini  ada.   Namun   Habib  Mukhsin  adalah  adalah orang  pertama yang dimakamkan di sana yaitu pada  1938.

Habib  Ja’far bin Muhammad al-Haddad merupakan tokoh habib  yang shaleh,  sering  bersilaturahmi,  jalan  kaki  sepanjang  tujuan   serta  tidak  mau banyak  dikenal. Ada  seorang  kiai yang  menjadi  kiai besar  karena  doa  dan bimbingannya, namanya  Kiai Abdul  Hamid.   Sehingga   apa   pun  keinginan Habib  Ja’far dituruti olehnya. Namun,  karena  lebih memilih sederhana, Habib Ja’far pun tidak pernah  meminta  apa-apa.

Sumber :  Buku 27  HABAIB  BERPENGARUH DI BETAWI: Kajian Karya  Intelektual dan Karya  Sosial Habaib Betawi dari  Abad ke-17 hingga Abad ke-21, Editor:  H. Rakhmad Zailani  Kiki, S.Ag, MM, diterbitkan oleh :  JAKARTA ISLAMIC CENTRES

Wawancara Fathurrochman Karyadi (Periset) dengan Habib Ali al-Haddad

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *