Oleh Tasya Desan Fitriani
Kasus seksual sudah biasa terjadi di mana-mana, bahkan di dunia pendidikan. Mirisnya wanita Indonesia yang selalu menjadi korban pelecehan oleh orang tidak bermoral. Banyaknya mulut yang menghakimi, bahkan mereka menyalahi cara berpakaian wanita. Tidak adakah ruang aman untuk melindungi kami para wanita? Kami yang muslim sudah menutup bagian dari aurat kita. Tapi mengapa masih saja dilecehkan?. Pelecehan semakin gencar di dunia pendidikan, terutama dunia perguruan tinggi. Banyak korban yang diiming-imingi cepat lulus skripsi, mendapatkan IPK tinggi bahkan dilecehkan secara verbal.
Banyak perguruan tinggi yang membungkam kasus seksual demi nama baik kampus. Dampak yang dialami korban seksual sangat merugikan kesehatan fisik, psikis maupun lingkungan sosial. Belum lagi mereka akan dihakimi orang-orang yang menyalahkan cara berpakaian mereka. Padahal pelaku seks tidak memandang cara berpakain dan banyak wanita berjilbab yang menjadi korban seksual. Kurangnya moral dan ilmu agama bagi pelaku menjadi penyebab utama mereka melakukan tindakan pelecehan.
Di setiap perguruan tinggi baiknya menggencarkan sosialisasi tentang kejahatan pelecehan seksual terhadap wanita. Mengingat kasus kejahatan seksual di dunia perguruan tinggi yang semakin meningkat. Bagi para korban pelecehan seksual tidak perlu takut bersuara. Merekalah para korban yang seharunya takut dan ketar-ketir karena korban berani melaporkan tindakan kejahatan seksual kepada pihak yang berwajib. Wanita Indonesia harus berani bersuara demi dirinya sendiri. Karena kita wanita Indonesia sudah sepantasnya terlindungi dari kejahatan seksual.
Biodata
Tasya Desan Fitriani, lahir di Banjarnegara, 22 Desember 2000. Mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMP. Berdomisili di Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sejumlah karyanya berupa puisi,
Resah, Bukan Aku, Gadis dan Selendangnya, Dalam Ingatan Kecil, Seseorang dengan Angannya dan esai yang berjudul Kejahatan Jepang tehadap Masyarakat Sosial Bawah di Indonesia selama Penjajahan dan Kejahatan Seskual di Dunia Perguruan Tinggi. Ia dapat dihubungi melalui email: tasyadf60@gmail.com

No responses yet