Jamaah : “Kang kenapa hati saya selalu risau dan gelisah melihat orang lain dapat nikmat. Sebaliknya kalau ada yang kena musibah hati ini merasa sombong dan merasa lebih baik dari mereka yg terkena ujian musibah?”
Paijo: “Jangankan kamu, malaikat dan Iblis yang sudah beribadah 70.000 ribu tahun saja masih bisa “iri” dan berburuk sangka ketika dengar kabar Allah akan menciptakan Adam dan menjadikannya khalifah di dunia.”
Jamaah : “Kalau gitu wajar dong kang kalau kita selalu mencari cari kekurangan orang lain dari pada diri sendiri. Sebab telah ada contoh dari Malaikat dan Iblis yang mencari kelemahan Adam atau manusia?”
Paijo : “Lha kamu merasa jadi malaikat atau Iblis?”
Jamaah : “Kita kan manusia kang.”
Paijo : “Nah gitu dong, kita ini manusia dikasih akal dan nafsu agar bisa mengatur dunia dengan baik. Malaikat segera sadar dan bertobat setelah mengaku salah. Tapi Iblis tetap sombong dan merasa lebih baik dari Adam. Apalagi mereka konon telah beribadah selama 70 ribu tahun.
Kita sebagai manusia sering khilaf karena menuruti hawa nafsu. Karena itu seharusnya kita lebih sering mengoreksi kesalahan diri sendiri dari pada kesalahan orang atau mahluq lain. Serta selalu belajar bersyukur jika ada orang lain dapat nikmat. Bukan malah protes pada Allah seperti malaikat dan iblis saat mendengar Adam akan diciptakan.” #SeriPaijo

No responses yet