Categories:

Davina Hanako (Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)

Apakah rasa syukur itu penting di kehidupan sehari – hari ? Rasa syukur penting adanya bagi setiap manusia. Karna rasa syukur merupakan sifat tawakkal kepada Allah. Bersyukur merupakan ungkapan rasa terima kasih atas segala nikmat – nikmat yang diberi oleh Allah SWT dengan cara inilah manusia senantiasa mengingat Allah SWT. Tak banyak orang peduli dengan ungkapan syukurnya. Tak banyak dari mereka meremehkan manfaat dari bersyukur. Sudah menjadi kewajiban manusia untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT
Dalam Mawsu’ah Nadhrah An-Na’im (6:2393) disebutkan pengertian syukur secara bahasa (lughatan). Syukur itu terdiri dari huruf syin kaaf raa’ yang menunjukkan pujian pada seseorang atas kebaikan yang ia perbuat. Imam Asy-Syaukani rahimahullah berkata, “Bersyukur kepada Allah adalah memuji-Nya sebagai balasan atas nikmat yang diberikan dengan cara melakukan ketaatan kepada-Nya” (Fath Al-Qadir, 4:312).
Adapun hukum bersyukur kepada Allah adalah wajib, bisa diucapkan kapan pun, dimana pun dan dalam kondisi apapun. Jalan apapun yang diberikan oleh Allah baik itu sesuai dengan keinginan kita maupun tidak, kita seharusnya menerima dan mensyukuri apapun yang telah diberikan oleh – Nya, karena yang menurut kita baik belum tentu baik menurut Nya.
Tanpa kita sadari banyak sekali manfaat yang di peroleh dari bersyukur. Yang pertama adalah membuat hati terasa menjadi lebih tenang, karena dengan bersyukur mencerminkan bahwa diri kita telah menerima segala sesuatu yang terjadi pada diri kita. Tidak membanding bandingkan diri sendri dengan pencapaian yang telah diraih oleh orang lain. Keberhasilan orang lain bukan jadi faktor – faktor rasa iri untuk kita tetapi menjadi sebuah motivasi yang mendorong diri kita untuk lebih semangat lagi mencapai apa yang kita cita – citakan.
Manfaat yang kedua terhindar dari penyakit hati lainnya. Seperti hasad, dengki dan buruk sangka. Karena sifat tersebut. Seperti yang sudah kita ketahui, dalam agama islam ketiga sifat tersebut di larang oleh Allah SWT. Sebagaimana yang di riwayatkan Hadits yang diriwayatkan oleh Imam an-Nasa’i dari sahabat Abi Hurairah ra, sebagai berikut:
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan berkumpul di neraka, seorang muslim yang membunuh orang kafir kemudian bersikap istiqamah dan berlaku sederhana, dan tidak akan berkumpul dalam diri orang yang beriman, debu di jalan Allah dan panasnya Jahannam, dan tidak akan berkumpul di hati seorang hamba, keimanan dan rasa dengki.” (HR. an-Nasa’i).
Manfaat yang ketiga yaitu menambahkan kenikmatan di hidupnya. Jika seseorang melakukan kebaikan, kita berterima kasih padanya, maka dia juga baik pada kita. Tuhan melakukan hal yang sama. Jika kamu banyak bersyukur, bukan saja imanmu akan bertambah kuat, tetapi Allah SWT juga akan menambah kebahagian dalam hidupmu. Jika Anda tidak mengucap syukur, yang terjadi sebaliknya. Merasa tidak terpenuhi dalam hidup dan merasa sulit untuk bahagia.
Allah SWT berfirman dalam (Q.S. Ibrahim 14 : 7)
“Dan (ingatlah) ketika tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab ku sangat berat.”

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *