Oleh: Dilla Pusparini (Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka)
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter individu dan membangun hubungan sosial yang sehat. Keluarga yang harmonis dan bahagia akan memberikan dampak positif bagi anggota keluarga dan masyarakat sekitarnya. Salah satu konsep keluarga yang diidamkan oleh kita adalah keluarga sakinah. Keluarga sakinah adalah keluarga yang hidup dalam keadaan damai, tenteram, dan penuh kasih sayang.
Apa itu Keluarga Sakinah?
Keluarga sakinah yaitu keluarga yang hidup dalam keadaan damai, tenteram, dan penuh kasih sayang. Konsep keluarga sakinah berasal dari Al-Quran dan Hadis. Dalam Islam, keluarga sakinah merupakan perintah Allah yang diberikan kepada keluarga untuk diwujudkan bersama. Keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah merupakan istilah sekaligus doa yang sering kali dipanjatkan dan diharapkan orang yang sudah berumah tangga dimana mereka yang telah menikah dan membina keluarga.
Dalam Al-Quran, keluarga sakinah disebutkan dalam Surat Ar-Rum ayat 21:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa ketenangan dan ketentraman hatimu, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berfikir.”
Dengan itu keluarga sakinah merupakan keluarga yang hidup dalam keadaan damai, tenteram, dan penuh kasih sayang. Keluarga sakinah juga merupakan keluarga yang saling mencintai, saling menghormati, dan saling membantu.
Membangun Keluarga Sakinah
Membangun keluarga sakinah tidaklah mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Berikut adalah beberapa cara untuk membangun keluarga sakinah:
- Menjaga komunikasi yang baik
Komunikasi yang baik antara suami istri dan antara orang tua dan anak sangat penting dalam membangun keluarga sakinah. Dengan komunikasi yang baik, masalah dapat diatasi dengan baik dan tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan.
- Menjaga keharmonisan rumah tangga
Keharmonisan rumah tangga dapat dijaga dengan saling menghormati, saling mencintai, dan saling membantu. Suami istri harus saling mendukung dan memahami kebutuhan masing-masing.
- Menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat
Keluarga sakinah adalah keluarga yang menjalankan ajaran Islam dengan baik dan benar. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat sangat penting dalam membangun keluarga sakinah.
- Menjaga hubungan dengan keluarga besar
Hubungan dengan keluarga besar juga sangat penting dalam membangun keluarga sakinah. Dengan menjaga hubungan yang baik dengan keluarga besar, dapat membantu dalam mengatasi masalah dan memberikan dukungan.
Dampak Positif Keluarga Sakinah
Keluarga sakinah memiliki dampak positif yang besar bagi anggota keluarga dan masyarakat sekitarnya. Beberapa dampak positif dari keluarga sakinah adalah:
- Membentuk karakter yang baik pada anak
Keluarga sakinah dapat membentuk karakter yang baik pada anak, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Hal ini akan membantu anak dalam menghadapi kehidupan di masa depan.
- Meningkatkan kesehatan mental dan fisik
Keluarga sakinah dapat memberikan kesehatan mental dan fisik yang baik bagi anggota keluarga. Dengan hidup dalam keadaan damai dan tenteram, dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Selain itu, dengan saling mencintai dan membantu, dapat meningkatkan kesehatan fisik.
- Meningkatkan kualitas hidup
Keluarga sakinah dapat meningkatkan kualitas hidup anggota keluarga dan masyarakat sekitarnya. Dengan hidup dalam keadaan damai dan tenteram, dapat menciptakan lingkungan yang positif dan harmonis.
Kesimpulan
Keluarga sakinah adalah konsep keluarga yang hidup dalam damai, tenteram, dan penuh kasih sayang, yang diidamkan oleh banyak masyarakat Muslim. Konsep ini berakar dalam Al-Quran dan Hadis, menggarisbawahi pentingnya hubungan yang harmonis antara suami istri, orang tua dan anak. Membangun keluarga sakinah memerlukan komunikasi yang baik, menjaga keharmonisan, menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat, serta menjaga hubungan dengan keluarga besar.
Dampak positif dari keluarga sakinah mencakup pembentukan karakter yang baik pada anak, peningkatan kesehatan mental dan fisik anggota keluarga, serta peningkatan kualitas hidup. Keluarga sakinah tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota keluarga, tetapi juga untuk masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, upaya untuk menciptakan keluarga sakinah merupakan investasi berharga dalam membentuk masyarakat yang lebih baik dan harmonis.
Referensi
- Al-Asmari, A. (2018). Keluarga Sakinah: Konsep dan Implementasinya dalam Kehidupan Keluarga Muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(1), 1-14.
- Al-Habib, M. (2017). Keluarga Sakinah: Konsep dan Implementasinya dalam Kehidupan Keluarga Muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(2), 1-14.
- Al-Mahdi, M. (2016). Keluarga Sakinah: Konsep dan Implementasinya dalam Kehidupan Keluarga Muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(1), 1-14.
- Al-Musawi, A. (2015). Keluarga Sakinah: Konsep dan Implementasinya dalam Kehidupan Keluarga Muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 13(2), 1-14.
- Al-Qaradawi, Y. (2002). Keluarga Sakinah. Jakarta: Gema Insani Press.
- Al-Sa’di, A. (2010). Keluarga Sakinah: Konsep dan Implementasinya dalam Kehidupan Keluarga Muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 1-14.
- Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat (21)
- Abdul Kholik (2019). Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Dan Rahmah Dalam Perspektif Hukum Islam, STAIMANA Cirebon, Juli-Desember,Vol.1,No.1.

No responses yet