46)“Obatnya hati itu Qur’an jadi kalau hatinya sakit kembalikanlah pada Qur’an. Bacalah yang banyak biar penyakit hatinya hilang.”
– Nyai Hj. Siti Rohmah Marzuki
47)“Jika ada masalah dalam hidupmu, tanyakan pada keadaan Qur’anmu.”
– Nyai Hj. Husnul Inayah.
48)“Sebagai seorang Perempuan harus mengabdi dan beekhidmah. Berkhidmah kepada Suami, berkhidmah kepada keluarga. Tidak usah macam-macam. Dengan niat ibadah, maka dapat pahala besar.”
– Nyai Hj. Jazilah Yusuf
49)“Membimbing dan mendidik anak adalah tanggung jawab suami dan istri. Karena keseimbangan proses pendidikan anak didasarkan pada landasan fundamental orang tua.”
– Nyai Hj. Azizah Ma’shoem
50)“Saya tidak ingin gelang (perhiasan) yang besar-besar, yang terpenting (bagi saya) anak-anak bisa ngaji semua.”
– Nyai Hj. Ma’munatun Kholil.
51)“Setiap kita pasti pernah berdosa. Ketahuan atau tidak, itu hal lain. Jadikan dosa apapun yang pernah kita lakukan sebagai rem untuk merasa lebih baik, apalagi merasa paling shaleh/ shalehah.”
– Dr. Nur Rofi’ah, BIL. UZM. Founder Ngaji Keadilan Gender Islam (KGI)
52)“Seseorang yang sudah ada kesenangan ilmu di dalam hatinya, maka dia harus mempunyai 4 tabiat.” 1. Dia harus takut kepada Allah. 2. Dia harus tawadlu terhadap manusia. 3. Dia harus menjauhi dunia. 4. Dia harus memerangi hawa nafsunya.
– Nyai Hj. Khoiriyyah Baidlowi
53)“Ulama perempuan memiliki peran yang sama dengan ulama laki-laki dalam memperkuat Islam Washathiyah (moderat) di Nusantara ini.”
– Dra. Hj. Badriyah Fayumi, Lc., M.A.,
54)“Ibu adalah sekolah pertama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi yang terbaik.”
– Nyai Hj. Lailatul Badriyah Djazuli
55)“Waktu malam itu panjang, jangan kamu perpendek dengan banyak tidur. Waktu siang itu panjang, jangan kamu perkeruh dengan banyak dosa.”
– Nyai Hj. Musyafa’ah Adlan
56)“Simbah KH Dalhar Watucongol waktu nikah itu maharnya baca surah ikhlas tiga kali.”
– Nyai Hj. Chamimah Zainab
57)“Jangan mudah puas dengan apa yang sudah dicapai, perjalanan ke depan masih panjang.”
– Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal
58)“Jangan malu kalau miskin. Tapi malulah kalau kamu banyak berbuat salah pada orang lain.”
– Nyai Hj. Musyarofah Murtasim
59)“Di balik kesuksesan seorang suami, selalu ada peran dan doa dari seorang istri yang setia menemani menuju kesuksesan.”
– Nyai Hj. Shobibah Nawawi Siradj
60)“Apa yang kita tanam hari ini pasti akan kita petik hari esok, tanamlah kebaikan terus menerus.”
– Nyai Hj. Sity Badiah

No responses yet