61)“Hidup mulia karena doa. Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam bersabda: doa adalah senjatanya orang beriman, tiangnya agama dan cahayanya langit dan bumi.” 

– Nyai Hj. Ainur Rohmah

62)“Bukan karena kita pandai, bukan karena kita pintar, bukan karena kita bisa, tapi karena kita diberi anugerah oleh Allah untuk menghafal Qur’an.”

 – Nyai Hj. Nurul Isnaini Febriarini

63)“Perjalanan hidup tergantung pada caramu berpikir dan bagaimana ucapanmu juga tingkahmu. Hidup ini memiliki jalur dan rambu (agama dan Allah adalah tempat kembali).”

 – Nyai Hj. Azzah Noor Laila Muhammad.

64)“Yang terpenting dijaga Qur’annya, jangan khawatir jika hidupnya tidak terurus, Allah tidak akan bikin sengsara orang yang menjaga Al-Qur’an.” 

– Ibu Nyai Hj. Rubi’ah

65)“Wanita yang pintar belum tentu sholikhah, Tapi wanita sholikhah sudah pasti pintar.” 

– Ibu Nyai Hj. Siti Sutijah Thowaf Muslim.

66)“Dunia itu tidak kekal, pasti akan rusak. Tapi iman yang ada di dalam hati itu kekal dan kelak akan menjaga diri kita.” 

– Ibu Nyai Hj. Musyafa’ah Adlan

67)“Salah satu janji ilmu adalah menjadikan manusia sebagai pelayan bagi orang yang telah memperjuangkannya/ melayaninya.” 

– Ibu Nyai Hj. Lailatul Badriyah Djazuli

68)“Merasakan kesulitan di masa muda itu penting. Karena dari kesulitan hari ini akan ada manisnya kesusksesan di masa depan.”

 – Ibu Nyai Hj. Jazilah An-Nahdliyah

69)“Kalau niatmu baik, insyaAllah kamu dikelilingi oleh orang-orang baik.” 

– Ibu Nyai Hj. Siti Mutiah

70)“Jika kepribadiannya utuh dan jiwanya sehat, maka ia akan menghadapi semua masalah itu dengan tenang.” 

– Syaikhah Dr. Zakian Daradjat

71)“Carilah suami yang alim mbak, yang bisa ngaji. Nanti kalo ada masalah-masalah musykil. Tidak perlu jauh-jauh kepada orang lain. Cukup kepada suaminya sendiri. Saya itu kalo ada masalah apapun. Bertanya kepada Abah.” 

– Ibu Nyai Khodijah Al-hafidzah

72)“Karena dengan ilmu, maka kita akan dapat menggapai segala sesuatu.” 

– Ibu Nyai Hj. Sholichah Wahid

73)“Meskipun sudah menjadi alumni jangan sampai lupa sama pondoknya. Dan apa saja profesimu jangan sampai lupa mendoakan guru-gurumu dan mendoakan kedua orang tuamu dengan istiqomah.” 

– Ibu Nyai Hj. Siti Sutijah Thowaf Muslim

74)“Perbedaan itu untuk mengajarkan kita menyikapi orang lain dengan bijak, tidak untuk menang sendiri. Karena selamanya perbedaan itu akan selalu ada.” 

– Nyai Hj. Azzah Noor Laila Muhammad

75)“Apa yang kita tanam hari ini pasti akan kita petik hari esok, tanamlah kebaikan terus menerus” 

– (Nyai Sity Badi’ah)

75 Dawuh Bunyai Penyejuk Jiwa di atas dikumpulkan oleh Tim Redaksi Dawuh Guru, yang bersumber dari Instagram Ulama Perempuan Center. Semoga bermanfaat

Amiiin

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *