Kita hidup di antara dua hal, yaitu: Mudah dan Sulit. Kedua hal itu merupakan nikmat dari Allah.

Karena mudah, kita bisa bersyukur. Dan Allah akan memberi balasan yang besar atas syukur kita.

وسنجزي الشاكرين (آل عمران: ١٤٥).

وسيجزي الله الشاكرين (آل عمران: ١٤٤).

Karena sulit, kita bisa bersabar. Dan Allah akan memberikan pahala yang sempurna serta tidak ada batasnya.

إنما يوفى الصابرون أجرهم بغير حساب (الزمر: ١٠).

Tentang kedua hal itu, Rosululloh bersabda:

عجبا لأمر المؤمن إن أمره كله له خير، وليس ذلك لأحد إلا لمؤمن. إن أصابته سراء شكر فكان خيرا له، وإن أصابته ضراء صبر فكان خيرا له. رواه مسلم.

“Sungguh menakjubkan perkara orang mukmin itu, sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya dan hal itu tidak dimiliki oleh siapapun kecuali oleh orang mukmin. Jika diberi sesuatu yang menggembirakan, ia bersyukur, maka hal itu merupakan kebaikan baginya, dan apabila ia ditimpa suatu keburukan (musibah) ia bersabar, maka hal itu juga baik baginya”.

Penjelasan seperti ini juga diungkapkan oleh Syaikh Abdul Qodir Al-Jaelani, yang tertulis dalam kitab Al-Lujainu Al-Dani Fi Dzikri Nubdzatin Min Manaqibi Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jaelani.

Kramatsari 3 Gg 7 Pekalongan Barat.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *