Allah itu Mahabesar, lebih besar dari segala sesuatu. Jika kita membesarkan segala sesuatu selainNya melebihi kebesaran Allah, maka sungguh ada cacat dalam tauhid kita. Bukti membesarkan selainNya di atas diriNya adalah menomerduakannya kita akan Allah, Rasulullah dan agama Allah.
Mari kita perhatikan firman Allah berikut ini:
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
Bacalah tafsir akan ayat itu san renungkanlah dalm-dalam. Jika 8 mengalahkan 3, maka kita akan hancur. Tinggal tunggu saja masa pembuktiannya. Jangan sampai kita kehilangan 3 hal (Allah, Rasulullah dan berupaya di jalan Allah) hanya karena mengejar lainnya yang 8 tersebut dalam ayat itu.
Mungkin ada yang masih mau berdebat dengan mengajukan banyak bukti ada orang tidak beragama dengan baik tapi kaya raya dan sukses. Saya juga bisa menyajikan banyak bukti ada orang yang hidupnya taat beragama kemudian kaya raya dan juga sukses. Masalah terbesarnya bukan pada kaya rayanya yang perlu dijadikan ukuran melainkan ketenangan batin dan kebahagiaan jiwa, serta keselamatan di dunia akhirat. Ini HANYA akan diberikan Allah kepada hamba-hambaNya yang cinta kepada Allah, Rasulullah dan agama yang dibawa Rasulullah ini. Semoga shalawat dan salam senantiasa untuk Rasulullah Muhammad dan keluarga serta para sahabatnya. Salam, AIM

No responses yet