Categories:

Oleh : Reza Azhari Ramadhan

   Komunikasi merupakan hal yang  penting dalam kehidupan manusia, bahkan di zaman sekarang di mana persaingan makin ketat untuk memperoleh pekerjaan atau meningkatkan karier maka teknik komunikasi persuasif, taktis dan dialogis akan sangat dibutuhkan.

   Secara bahasa Komunikasi berasal dari kata communis  yang membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Kegiatan komunikasi harus dilakukan berdasarkan nilai – nilai etika. hal ini bermaksud agar komunikasi yang di lakukan akan terasa menyenangkan dan sopan agar dapat memberikan manfaat dan kebaikan.

   Konsep berkomunikasi tidak hanya tentang efektif saja namun etika juga dibutuhkan di sini jadi buat apa kita berkomunikasi menggunakan teknik dan bahasa yang bagus tetapi etika kita kesampingkan lebih baik berkomunikasi yang beretika tetapi tetap menjaga substansi yang disampaikan akan jauh lebih baik.

   Qaulan ma`rufan memiliki arti kata yang baik, Qaulan ma`rufan berisi kata-kata atau ungkapan yang tepat dan baik. Jalaluddin Rahmat sebagaimana di kutip oleh Munzir Suparta mengatakan bahwa qaulan ma`rufan adalah perkataan dan ucapan yang baik.  Di zaman saat ini  mulai dari anak-anak hingga orang tua hampir setiap orang memiliki media sosial. Bahkan anak usia 10 tahun sudah pandai bermain handphone dan Memiliki akun media sosial.       Ini menjadi perhatian para orang tua masa kini karena media sangat dekat dengan kita. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita mengkonsumsi setiap hari, dan takutnya akan mempengaruhi ucapan dan sikap anak-anak kita, karena mungkin ada kata-kata yang tidak pantas di media, dan anak-anak mengkonsumsi secara langsung tanpa ada yang mengawasi. Pada saat ini, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk selalu memantau aktivitas anak agar tidak terkena dampak negatif dari media sosial.

     Al quran merupakan kitab suci yang di dalamnya mengandung aspek kehidupan salah satunya aspek tentang komunikasi. Dalam  surat Al- ahzab ayat 32 Allah SWT berfirman :

يٰنِسَاۤءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَاَحَدٍ مِّنَ النِّسَاۤءِ اِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِيْ فِيْ قَلْبِهٖ مَرَضٌ وَّقُلْنَ قَوْلًا مَّعْرُوْفًاۚ

32. Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.

 Ayat di atas menjelaskan bahwa kita sebagai orang harus mengucapkan kata – kata yang baik sehingga tidak melukai perasaan orang lain, sebagai hamba kita wajib mengamalkannya dalam kehiudupan sehari – hari  dan sebagai orang tua kita wajib memberikan contoh kepada anak kita agar selalu bertutur kata yang baik

  Penerapan qaulan ma`rufan terhadap anak haruslah diberikan contoh yang nyata bukan sekedar teori saja, misalnya orang tua ketika berbicara atau sedang menasehati anaknya pakailah kata yang baik dan lemah lembut sehingga dapat diterima oleh anak, Penerapan ini dapat di lakukan sehari hari agar anak bisa mencontohnya karena sifat anak merupakan cerminan dari orang tuanya atau tergantung cara orang tua mendidik anak tersebut.

   Semoga dengan kecanggihan teknologi saat ini dapat dijadikan momentum orang tua untuk mengenalkan hal yang positif dari media  kepada anaknya dan selalu mengawasi agar dampak negatif media tidak menjadi konsumsi oleh  anak.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *