Oleh: Rifka Annisa L.A (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka)
Islam, sebagai agama yang luas, mengatur hidup sehari-hari dan ibadah. termasuk dalam pembentukan karakter seorang anak. Di mana orang tua berkonsentrasi pada kondisi anak, orang tua juga harus memahami karakter anak. Selain itu, peran orang tua adalah mengajarkan anak-anak mereka dan menjadi contoh yang baik bagi mereka. Orang tua tidak hanya harus menunjukkan contoh yang baik kepada anak-anak mereka, tetapi mereka juga harus mendidik dan mendidik perilaku dan moralitas anak-anak mereka sesuai dengan ajaran agama Islam.
Dalam pendidikan Islam, bagaimanapun, orang tua harus mengajarkan anak-anak pendidikan karakter sejak kecil, terutama ibu karena ibu adalah guru pertama bagi semua anak. Hal-hal yang sangat penting harus diajarkan. untuk membentuk karakter anak sejak usia dini, termasuk pengetahuan tentang hukum agama (fikih), nilai-nilai tauhid, akhlak, dan etika
Perang orang tua menjadi sangat penting dalam pembentukan karakter anak untuk siap mengahadapi dunia di masa yang akan datang. Pada awalnya anak akan meniru perilaku orang tuanya, karean orang tua menjadi orang yang paling dekat dan dikaguminya. Setelah itu lingkungan rumah juga berpengarus dalam pembentukan karakternya. Hal ini dapat dilihat dari cara berpakaian, bersikap, dan perilaku sehari-hari seorang anak yang biasanya mirip dengan orang-orang yang ada dilingkungan rumahnya. Oang terdekat dalam keluarga juga tidak luput dari perhatian anak untuk mengamati dan meniru apa yang dilakukannya, oleh karena itulah menjaga dan membiasakan berperilaku positif memang wajib dilakukan untuk mem-bentuk karakter yang baik. (Nana Prasetyo: 2011)
Dengan demikian, menurut ajaran Islam, peran orang tua dalam mendidik anak bukan hanya memberikan pendidikan agama, tetapi juga memberikan teladan, disiplin, dan pengembangan karakter yang baik. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam mendidik anak, diharapkan akan tercipta generasi yang teguh dalam iman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat dan mereka sendiri.
Berbagai peran yang dapat dilakukan orang tua dalam pembentukan karakter anak sebagai berikut.
- Pendidikan Agama Sejak Dini
Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan agama kepada anak-anaknya sejak kecil, karena mereka adalah pendidik utama keluarga. Menurut ajaran Islam, sangat penting bagi orang tua untuk mengajarkan anak-anak mereka nilai-nilai iman dan ketakwaan kepada Allah SWT sejak usia dini agar mereka dapat tumbuh menjadi orang yang memiliki landasan iman yang teguh. Orang tua juga harus memberikan contoh dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka.
- Pembentukan Akhlak Mulia
Ajaran Islam menekankan pembentukan akhlak mulia. Orang tua harus aktif membimbing anak-anak mereka dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai moral seperti jujur, amanah, sabar, dan kasih sayang. Dengan membina anak-anak dengan akhlak yang baik, mereka dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
- Pendidikan Berbasis Al-Quran dan Hadis
Orang tua harus memberikan pemahaman yang baik tentang Al-Quran dan Hadis serta mengajarkan anak-anak cara mengaplikasikan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan anak-anak dalam keluarga tidak boleh terlepas dari ajaran ini. Ini melibatkan membaca, memahami, dan menerapkan ajaran Islam dalam semua aspek kehidupan manusia.
- Berperan Sebagai Contoh Figur yang Baik (al-uswah al-hasanah)
Anak cenderung meniru tindakan orang tuanya daripada mengikuti perintah yang diberikan secara verbal. Anak-anak akan mengikuti contoh Anda lebih daripada saran Anda, kata pepatah. Karena itu, sebagai orang tua Harus menunjukkan contoh yang lebih baik daripada hanya mengajar anaknya. Teladan Islam, atau al-uswah al-hasanah, telahNabi Muhammad saw banyak dicontohkan dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai karakter. Ini mengacu pada ayat 21 surah al-Ahzab, yang berbunyi:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ٢
Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah
Ayat di atas menggambarkan Rasul sebagai teladan yang baik bagi ummatnya. Jika digunakan untuk mengajarkan karakter, ayat ini dapat menjadi inspirasi bagi orang tua untuk menjadi contoh bagi anak-anak mereka (al-uswah al-hasanah).
Perjalanan mendidik yang sulit dan penuh tanggung jawab mencakup perjuangan untuk membentuk karakter anak sesuai dengan ajaran Islam. Orang tua menghadapi banyak tantangan dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai agama, yang membutuhkan ketekunan, kebijaksanaan, dan kesabaran. Memasukkan nilai-nilai Islam ke dalam proses pembentukan karakter anak adalah masalah yang sedang dihadapi saat ini. Ini memerlukan pemahaman yang mendalam tentang agama dan kesiapan untuk mengatasi berbagai tantangan dengan menerapkan prinsip dan pedoman yang diajarkan dalam agama. Ada beberapa cara untuk menyelesaikan masalah ini:
- Pendidikan Agama yang Konsisten
upaya untuk membentuk karakter anak sesuai ajaran Islam dilakukan melalui pendidikan agama yang konsisten. Orang tua harus memastikan bahwa anak-anak mereka memahami prinsip agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan agama harus diberikan secara bertahap dan konsisten.
- Mengatasi Tantangan dengan Sabar
Salah satu nilai Islam yang paling dihargai adalah sabar. Orang tua harus sabar menghadapi masalah dan kesulitan yang mungkin muncul selama proses mendidik anak. Salah satu kunci untuk membentuk karakter anak secara positif adalah kesabaran.
- Melibatkan Anak dalam Kegiatan Keagamaan
Mengajak anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, membaca Al-Quran, atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat dapat berdampak positif pada sifat mereka. Hal ini juga dapat membantu anak-anak memperkuat hubungan spiritual mereka dengan
KESIMPULAN
Dalam ajaran Islam, peran orang tua dalam membentuk karakter anak adalah tanggung jawab yang tidak hanya harus dilakukan, tetapi juga merupakan amanah yang harus dipenuhi dengan penuh kesadaran dan kejujuran. Dengan memahami ajaran Islam sebagai pedoman utama, orang tua memiliki landasan yang kuat untuk membimbing anak-anak mereka menuju pembentukan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Untuk mencapai proses ini, teladan, komunikasi, dan pendidikan agama yang berkelanjutan sangat penting.
Orang tua memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan moral dan spiritual anak-anak mereka. Oleh karena itu, perilaku yang baik, kedisiplinan yang adil, dan pendidikan agama yang berkelanjutan adalah cara nyata untuk membantu perkembangan karakter anak. Dalam situasi seperti ini, nilai-nilai yang sangat penting adalah kesabaran dan kebijaksanaan; keduanya dapat membantu dalam mengatasi tantangan yang mungkin muncul selama perjalanan.
Pengalaman masa kanak-kanak sangat penting untuk perkembangan selanjutnya karena pendidikan awal anak terjadi dalam keluarga dan dididik oleh orang tua mereka. Orang tua akan membentuk anak sebagai individu sosial dan religius melalui keteladanan yang mereka tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mereka. Akibatnya, keluarga memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk moral seseorang.
REFERENSI
Prabowo, Sultan Hadi, Agus Fakhruddin, and Miftahur Rohman. “Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak di masa pandemi covid-19 perspektif pendidikan islam.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 11.2 (2020): 191-207.
Irmalia, S. (2020). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal El-Hamra: Kependidikan dan Kemasyarakatan, 5(1), 31-37
Andhika, M. R. (2021). Peran Orang Tua Sebagai Sumber Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini. AT-TA’DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 73-81..
Kusdi, Solihin Slamet. “Peranan pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter anak.” AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam 1.2 (2018): 100-111.
Abdillah, H. (2019). Peranan Orangtua Dan Guru Sebagai Pendidik Dalam Membentuk Karakter Anak. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman, 3(2), 219-250.
GINANJAR, M. Hidayat. Keseimbangan peran orang tua dalam pembentukan karakter anak. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 2017, 2.03.
Wahyuni, I. W., & Putra, A. A. (2020). Kontribusi peran orangtua dan guru dalam pembentukan karakter Islami anak usia dini. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(1), 30-37.
Somad, Momod Abdul. “Pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter anak.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama 13.2 (2021): 171-186.

No responses yet