Tangerang Selatan, jaringansantri.com – Tahun 1850 an atau pertengahan abad 19 sudah ada keluarga muslim pertama yang tiba di New Zealand.
“Sejarah Islam di New Zealand ada di tahun 1850 an. Itu yang paling awal,” kata Faried F Saenong, Dosen dan Peneliti Universitas Victoria Wellington, New Zealand.
Hal tersebut disampaikan dalam kajian rutin di Islam Nusantara Center (INC), Sabtu 10 November 2018. Kajian kali ini mengangkat tema “Designing Kiwi Islam : Islam Nusantara Going Global.”
Faried menyebutkan data dari The Lytleton Times 13 March 1858. Disebutkan bahwa kedatangan keluarga muslim pertama di New Zealand. Mereka datang bersama rombongan seorang saudagar bangsawan dari Inggris dan bekerja padanya.
Disebutkan, lanjut Faried, sebelumnya transit di Melborn lalu naik kapal besar ke New Zealand. “Kapalnya ini disebut orang seperti kapal nabi Nuh. Karena tidak hanya manusia yang dibawa, tapi juga binatang dan makanan,” ujar Faried.
Dikutip dari surat kabar itu, muslim pertama tersebut bernama Wuzeera, berdarah India yang bekerja kepada saudagar Inggris bernama Mr. Wilson.
Berita lain menyebutkan bahwa Wuzeraa bekerja sebagai pengasuh kuda. Dalam statistik tahun 1850 – 1870 orang menyebut komunitas muslim ini dengan Mohametan atau pengikut Nabi Muhammad.
Faried yang aktif mengisi pengajian di sebuah masjid di New Zealand, merasakan bagaimana Islam di sana diterima dengan baik. Sikap masyarakat New Zealand terhadap masyarakat beragama adalah sangat welcome. Memiliki keinginan bersahabat dengan muslim,” katanya.
“Saya pernah tinggal di Belanda, saya merasakan perbedaan sikap masyarakat terhadap Islam di New Zealand. Walaupun ada satu dua kejadian yang merusak citra itu,” pungkas pengurus PCI NU Australia-New Zealand ini. (Zainul Wafa)

12 Responses