Oleh : Firdania Desfani Melan (Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)
Dalam menjalani hidup pernikahan merupakan ibadah yang mulia dan suci. Pernikahan pun tidak boleh dilakukan sembarangan karena hal tersebut merupakan bentuk ibadah terpanjang dan dapat dijaga hinga maut memisahkan. Setiap individu di dunia ini pun pasti ingin menjalankan ibadah tersebut dan memiliki keluar yang Sakinah kelak. Biasanya, Ketika kita ingin menjalankan ibadah tersebut pasti ada banyak sekali tantangan dan berbagai macam masalah yang harus di lewati dan tujuan Allah SWT memberikan cobaan tersebut ialah sebagai pengingat bagi pasangan muslim agar kedepannya bisa kuat dan sabar menjalankan rumah tangga sesuai dengan syariat. Adapun beberapa cobaan menjelang pernikahan seperti:
- Kesulitan untuk berkomitmen
- Adanya orang ketiga dari hubungan yang belum selesai dengan masa lalunya
- Sering mengalami masalah dari hal-hal sepele
- Masalah finansial
- Masalah keluarga
- Ketakutan dan juga kecemasan
Oleh karena itu, sebagai seorang muslim kita senantiasa berdoa kepada Allah Swt untuk meningkatkan keimanan kita dan agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.
Penggunaan kata sakinah dalam pembahasan keluarga pada dasarnya diambil dari Al-Quran surat al-Rum ayat 21 ”litaskunu ilaiha” yang artinya bahwa Allah menciptakan perjodohan bagi manusia agar yang satu merasa tentram terhadap yang lain. Kunci utama dalam membina keluarga yang Sakinah ialah komunikasi dan pengertian antar sesama pasangan. Biasanya banyak keluaga yang hancur karena tidak kuat menghadapi tantangan dari Allah Swt dan hal tersebut biasanya disebabkan karena kurangnya komunikasi dan pengertian antar sesama pasangan yang bisa menyebabkan kearah perceraian jika tidak di selesaikan dengan kepala dingin dan secara kekeluargaan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan adanya keluarga Sakinah tidak terjadi begitu saja, akan tetapi ditopang oleh pilar-pilar yang kokoh yang memerlukan perjuangan dan butuh waktu serta pengorbanan.
Sebuah keluarga sakinah tidak langsung terbentuk ketika sudah terlaksanakannya akad pernikahan, melainkan ada syarat tertentu untuk bisa mengatakan bahwa keluarga tersebut adalah keluarga sakinah. Berikut adalah syarat keluarga Sakinah:
- cenderung pada agama
- menghormati yang tua dan menyayangi yang muda
- tidak berlebihan dalam belanja
- santun dalam bergaul
- selalu introspeksi diri.
Namun demikian semua langkah untuk membangun terciptanya keluarga Sakinah dapat diusahakan, meskipun kondisi suatu keluarga cukup beragam, akan tetapi ada langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melewati tantangan berat dalam membangun sebuah rumah tangga yang Sakinah, seperti:
- Menciptakan kehidupam beragama dalam keluarga. Hal ini diperlukan karena di dalam agama terdapat norma-norma dan nilai moral atau etika kehidupan.
- Meluangkan waktu yang cukup untuk bersama keluarga. Kebersamaan ini bisa diisi dengan rekreasi. Suasana kebersamaan diciptakan untuk maintenance (pemeliharaan) keluarga.
- Interaksi sesama anggota keluarga harus menciptakan hubungan yang baik antaranggota keluarga, harus ada komunikasi yang baik, demokratis dan timbal balik.
- Menciptakan hubungan yang baik sesama anggota keluarga dengan saling menghargai
- Persatuan dalam keluarga yang memperkuat bangunan rumah tangga. Hal ini diempuh dengan sesegera mungkin menyelesaikan masalah sekecil apapun yang mulai timbul dalam kehidupan keluarga.
- Jika terjadi krisis atau benturan dalam keluarga, maka prioritas utama adalah keutuhan rumah tangga. Rumah tangga harus dipertahankan sekuat mungkin. Hal ini dilakukan dengan menghadapi benturan yang ada dengan kepala dingin dan tidak emosional agar dapat mencari jalan keluar yang dapat diterima semua pihak.
Keluarga Sakinah merupakan dambaan setiap individu yang bersuami istri. Keluarga Sakinah adalah keluarga yang tenang, damai, tentram dan saling memuaskan hati dari masing-masing pasangan. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam al-quran bahwa keluarga Sakinah adalah suatu bangunan keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah dan mengharapkan Ridha dari yang maha pencipta, yaitu Allah SWT, oleh karena itu agar tercipta adanya keluarga yang Sakinah masing-masing dari kita harus saling mengintropeksi diri dalam setiap masalah apapun itu dan mengutamakan komunikasi yang baik dalam hubungan.

No responses yet