Categories:

Oleh : Radhika Salsa Dwi Septiani (mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Jakarta)

Kalimat kun fayakun merupakan kalimat yang sering dibicarakan oleh umat islam, karena kalimat tersebut telah disebutkan dalam Al-Quran tidak hanya sekali melainkan tujuh kali. Tak hanya itu, kalimat kun fayakun ini juga menunjukkan betapa dahsyat dan luar biasanya kuasa Allah. Kun fayakun sendiri memiliki arti “Jadilah maka terjadilah”. Yang mana jika Allah menghendaki sesuatu, maka apapun dapat terjadi, yang kita anggap mustahil pun dapat terjadi ketika Allah menghendaki.

Sejumlah besar mufasir Ahlusunah berpendapat bahwa, Allah dalam menciptakan sesuatu benar-benar menggunakan kata “kun” yang memiliki arti jadilah, sementara mufasir Syiah sesuai dengan riwayat-riwayat yang menurut para Imam terkait tafsiran kalimat tersebut, mengatakan bahwa “kun fayakun” adalah sebuah penjelasan berupa permisalan (tamtsil) tentang hakikat ini bahwa, iradah dan kehendak Allah untuk mewujudkan sesuatu sama dengan mewujudkan sesuatu itu sendiri. Oleh karenanya, Allah dalam mewujudkan entitas-entitas pada hakikatnya tidak menggunakan lafal “kun”.  

Quraish Shihab dalam Ensiklopedia Al-Quran juga menulis bahwa penciptaan dengan menggunakan kun fayakun menggambarkan kemahakuasaan Allah dalam menciptakan sesuatu. Segala yang dikehendaki-Nya pasti terjadi sesuai dengan kehendak-Nya tanpa memerlukan bantuan pihak lain.

Makna Kalimat Kun Fayakun dalam Ayat- Ayat Al-Qur’an

1. Al-Baqarah : 117

بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُون

Artinya: “Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” Lalu jadilah ia”.

2. Ali Imran : 47

            قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِى بَشَرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ ٱللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya : “Dia (Maryam) berkata, “Wahai Tuhanku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?” Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki.” Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata padanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu.”

3. Ali Imran : 59

            إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya : Sesungguhnya perumpaan (penciptaan) Isa bagi Allah, seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah, kemudian Dia berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.

4.Al-An’aam : 73

            وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۖ وَيَوْمَ يَقُولُ كُن فَيَكُونُ ۚ قَوْلُهُ ٱلْحَقُّ ۚ وَلَهُ ٱلْمُلْكُ يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ ۚ عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ

Artinya : Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan hak (benar), ketika Dia berkata,”Jadilah!” maka jadilah sesuatu itu. Firman-Nya adalah benar dan milik-Nyalah segala kekuasaan pada waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha teliti.

5. Maryam : 35

            مَا كَانَ لِلَّهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍ ۖ سُبْحَٰنَهُۥٓ ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya : Tidak patut bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu

6. Yasin : 82

            إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya : Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.

7. Al-Ghaafir : 68

            هُوَ ٱلَّذِى يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ فَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya : Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia hendak menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu

            Dari ayat-ayat di atas yang mana di ayat tersebut terdapat kalimat kun fayakun memiliki makna yang hampir sama ialah ketika Allah telah mengatakan kun (jadilah) maka jadilah hal tersebut, tidak ada yang mampu menentang, menghalangi bahkan menggagalkan kehendak-Nya, tidak memungkinkan hal yang mustahil bagi kita sebagai manusia pun seperti penciptaan langit dan bumi, penciptaan manusia pertama Adam, menghendaki maryam yang merupakan wanita yang belum pernah disentuh laki-laki apalagi menikah untuk memiliki anak, mematikan serta menghidupkan dan dari kejadian itulah seakan Allah mengingatkan kepada kita bahwa apa yang kita lihat mustahil, luar biasa hanya sekadar kun yang jadilah, maka sesuatu yang Allah kehendaki tersebut terjadilah.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *