Oleh: Ananda Fiqih Suditama Mahasiswa Ahmad Dahlan
Membangun keluarga yang sakinah merupakan salah satu impian bagi setiap pasangan suami istri. Mewujudkan keluarga sakinah dipercaya sebagai salah satu kunci kebahagiaan suatu keluarga.
Dalam ajaran Islam yang telah dijabarkan dalam Al Quran, salah satu tujuan pernikahan adalah untuk menciptakan sakinah, mawaddah, dan rahmah. Hal ini ditegaskan dalam surat Ar Rum ayat 21.
Ayat tersebut menjelaskan bahwa istilah sakinah digunakan Al Quran untuk menggambarkan kenyamanan keluarga.
Keluarga sakinah adalah keluarga yang berawal dari rasa cinta (mawaddah) yang dimiliki oleh suami dan istri, lalu berkembang menjadi kasih sayang (rahmah) antara setiap anggota keluarga sehingga terciptanya ketenangan dan kedamaian hidup.
Membangun keluarga itu terlihat mudah, namun memelihara, membina dan menjaga keluarga sehingga menjadi keluarga sakinah tidaklah mudah. Untuk mencapai tujuan pernikahan Islam menempatkan berbagai patokan dan pola yang harus dilalui, direncanakan dan dilaksanakan, mulai dari memilih pasangan hidup, penilaian terhadap calon suami atau istri, rukun dan syarat nikah, mahar dan sebagainya.
Islam mengajarkan banyak cara merenda keluarga sakinah, mawaddah, warahmah tersebut. Berikut 7 di antaranya:
1. Memilih pasangan yang tepat atau sesuai kriteria.
2. Terpeliharanya komunikasi yang baik agar tumbuh rasa saling percaya, pengertian, dan menghargai.
3. Mengisi hari-hari dalam keluarga dengan penuh kasih sayang.
4. Menjalankan kewajiban masing-masing dengan penuh tanggung jawab.
5. Keluarga dibangun dengan pondasi agama dan semata-mata untuk ketakwaan kepada Allah SWT.
6. Tak pernah berhenti bersyukur.
7. Baik suami dan istri harus tertanam sikap untuk saling setia.
Keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah adalah istilah sekaligus doa yang sering kali dipanjatkan dan diharapkan oleh para muslim yang telah menikah dan membina keluarga. Keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah tentunya bukan hanya sekedar semboyan belaka dalam ajaran islam. Hal tersebut menjadi tujuan dari pernikahan sekaligus nikmat yang Allah berikan bagi mereka yang mampu membina keluarganya.
Sakinah berasal dari bahasa arab yang artinya adalah ketenangan, ketentraman, aman atau damai. Lawan kata dari ketentraman atau ketenangan adalah keguncangan, keresahan, kehancuran. Sebagaimana arti kata tersebut, keluarga sakinah berarti keluarga yang didalamnya mengandung ketenangan, ketentraman, keamanan, dan kedamaian antar anggota keluarganya. Keluarga yang sakinah berlawanan dengan keluarga yang penuh keresahan, kecurigaan, dan kehancuran.
Dengan adanya ketenangan, ketentraman, rasa aman, kedamaian maka keguncangan di dalam keluarga tidak akan terjadi. Masing-masing anggota keluarga dapat memikirkan pemecahan masalah secara jernih dan menyentuh intinya. Tanpa ketenangan maka sulit masing-masing bisa berpikir dengan jernih, dan mau bermusyawarah, yang ada justru perdebatan, dan perkelahian yang tidak mampu menyelesaikan masalah. Konflik dalam keluarga akan mudah terjadi tanpa adanya sakinah dalam keluarga.

No responses yet