Oleh: Muhammad Banu Fakhruddin dan Muhammad Jafar Sidiq (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka (Uhamka) Jakarta,Fakultas Psikologi, Program Studi Psikologi)
Pornografi sudah menjadi masalah yang serius di Indonesia, hal ini disebabkan oleh kemudahan
akses di media sosial melalui internet yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun serta
darimanapun. Dulu, masalah pornografi adalah hal yang tabu untuk dibicarakan dan dibahas dalam
seminar-seminar dan kajian ilmiah lainnya, dengan perubahan zaman, maka masalah pornografi
saat ini sudah bukan hal yang tabu lagi untuk dibahas dalam keseharian kita baik diskusi sesama
teman dan/ataupun dibahas dalam workshop atau seminar. Definisi pornografi menurut Black`s
Law Dictionary yaitu dari sudut etimologis, pornografi berasal dari dua suku kata yakni Pornos
dan Grafi (latin), yaitu suatu perbuatan a susila atau tidak senonoh atau cabul adalah arti dari
Pornos, sedangkan grafi adalah suatu gambar atau tulisan, yang didalamnya memiliki arti luas
termasuk benda, sementara itu Encarta Refrency Liblary, mendefinisikan pornografi berasal dari
kata pornē (“prostitute atau pelacuran”) dan graphein (tulisan), sehingga dapat didefinisikan
bahwa pornografi adalah semua yang secara material baik itu berupa film, foto, tulisan, surat
kabar atau yang lainnya, menyebabkan timbulnya atau munculnya hasrat seksual.
Gloria Steinem, Catharine MacKinnon dan Andrea Dworkin, mendefinisikan pornografi yaitu
suatu ekspresi yang bersifat seksual dari kaum wanita, sementara para ahli tersebut mendefinisikan
erotica adalah ekspresi yang bersifat seksual yang menggambarkan atau memamerkan postur
tubuh dari laki – laki maupun perempuan. Erotika sendiri berasal dari Yunani yakni erōtika.
Encarta Dictionary, mendefinisikan erotika adalah suatu seni atau literatur yang cenderung
membangkitkan hasrat seksual dengan cara eksplisit. Erotika dan Pornografi biasanya
dibedakan, karena yang dipahami memiliki tujuan utama untuk membangkitkan gairah seksual.
Objek Pornografi
Objek pornografi menurut UUP, lebih luas dari objek pornografi menurut KUHP. Dalam KUHP
menyebutkan tiga: tulisan, gambar, dan benda, termasuk benda adalah alat untuk mecegah dan
menggugurkan kehamilan, sedangkan objek pornografi menurut UUP telah diperluas sedemikian
rupa, termasuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi,
kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media
komunikasi. Objek pornografi sendiri mengandung dua sifat, ialah (1) isinya mengandung
kecabulan dan eksploitasi seksual; dan (2) melanggar norma kesusilaan. Sementara itu KUHP
menyebutkan dengan melanggar kesusilaan. Antara benda pornografi dan sifat kecabulan dan
melanggar kesusilaan adalah suatu kesatuan yang mereka tidak dapat dipisahkan. Karena memuat
kecabulan maka melanggar norma kesusilaan. Kecabulan sendiri merupakan isi dari pornografi.
Pornografi yang mengandung isi kecabulan tersebut tersebut haruslah berbentuk dalam suatu
wujud, misalkan dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar
bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, pada wujud inilah terdapat isi daripada kecabulan.
2
Pornografi dapat berwujud, antara lain: (i) Film, pengertian porno dalam film adalah adegan atau
kesan dari pria atau wanita telanjang, menampilkan organ vital, berciuman, gerakan, suara yang
berkesan persenggamaan, perilaku seksual yang ditampilkan secara fisik, kesan dan verbal,
sentuhan, prostitusi, kontak seksual agresif dan kesan seksual yang ditampilkan tidak langsung
misalkan melalui asosiasim ilusi, sindiran kata ataupun simbol, termasuk juga dalam penampilan
wacana seksual yang jelas walau tidak ada adegan secara langsung. (ii) Musik, pengertian porno
dalam musik adalah suatu syair atau bunyi yang memberikan kesan aktivitas dari organ seksual
serta bagian tubuh tertentu secara porno, baik secara terang – terangan maupun tidak. (iii)Tabloid,
majalah, koran atau buku, pengertian porno dalam hal ini adalah gambar atau kata yang secara
gamblang mengandung seks, syahwat, atau penyimpangan seksual serta gambar telanjang atau
setengah telanjang, sehingga menimbulkan perhatian pembaca langsung tertuju pada bagian
tertentu saja yang dapat menimbulkan rangsangan seksual dan gambar atau kata yang
menimbulkan rangsangan atau berdampak menimbulkan rangsangan
Faktor-Faktor Pencetus Adiksi Pornografi
Beberapa faktor yang memunculkan fenomena pornografi, antara lain: (i) pengaruh lingkungan
yang kurang baik,setiap orang pasti akan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan mencoba
mengikuti alur kebiasaannya; (ii) minimnya pola asuh keluarga dengan tidak mengedukasi
seksualitas, guna untuk memberi paparan pemahaman agar tidak mencari tahu dengan sendiri,jika
anak mencari tahu sendiri justru itu yang mengakibatkan awal mula kecanduan pornografi ; (iii)
media massa, faktor ini yang menyebabkan seorang anak mencari tahu dari berbagai sumber secara
luas,karena hal ini minimnya pendidikan dan perhatian dari keluarga atau lingkungan sekitar dan
terakhir (iv) psychological pressure atau tekanan psikologi,faktor inilah yang banyak ditemukan
pada kaum remaja, tekanan seperti inilah disebabkan karena perceraian, pertengkaran keluarga,
toxic relation dan ketidaksepadanan dilingkungan sosial adanya diskriminasi.
Kecanduan Pornografi dan Ciri-Cirinya
Kecanduan poronografi adalah konsumsi pornografi (konten erotis) secara kompulsif hingga
mengganggu pekerjaan, merusak hubungan, dan menghasilkan konsekuensi negatif. American
Psychological Association (APA) membantah bahwa kecanduan pornografi sebagai gangguan
kesehatan mental seperti kecanduan narkoba dan alkohol. Perdebatan terus berlangsung, apakah
kecanduan pornografi harus diklasifikasikan sebagai gangguan kompulsif atau tidak. Ciri-ciri
kecanduan pornografi, yang harus dikenali bagi orang tua, guru dan elemen masyarakat lainnya,
yaitu sebagai berikut: (i) Sering merasa gugup dan cemas, ketika diajak berkomunikasi dengan
orang lain, rasa gugup yang dialami biasanya ditimbulkan karena ia merasa cemas dan takut
rahasia pornografinya terbongkar, karena menyimpan rahasia tersebut, ia akan kesulitan
bersosialisasi, baik dengan keluarga maupun dengan teman-temannya. Ia juga lebih mudah marah
dan tersinggung; (ii) Senang menyendiri, terutama di kamar, selalu mencari kesempatan untuk
memenuhi hasratnya, biasanya akan lebih suka menyendiri, terutama di kamar untuk melihat
pornografi; (iii) Sangat terikat dengan gawai, era sekarang pornografi umumnya diakses secara
digital melalui gadget atau gawai, seseorang yang kecanduan pornografi akan lebih terikat dengan
gawainya, ia juga akan merasa cemas apabila gawainya dipinjam oleh orang lain. Tidak hanya
gawai, ia juga kesulitan lepas dari buku, majalah atau media lainnya yang menyediakan materi
pornografi, akibatnya ia menjadi pribadi yang malas, seperti malas belajar dan malas bergaul.
3
Apabila ciri-ciri kecanduan pornografi sudah terdeteksi, perlu dilakukan tindakan-tindakan yang
menanggulangi kecanduan pornografi.
Dampak Adiksi dan Kecanduan Pornografi
Beberapa dampak yang ditimbulkan akibat adiksi dan kecanduan pornografi secara psikis mental
jika terus menonton pornografi dalam jangka waktu yang lama.
- Pertama ialah menjadi pribadi yang malu-malu, tidak percaya diri, dan merasa minder, ketika
seseorang yang sudah kecanduan pornografi sedang berada pada kumpulan atau lingkungan
sesama penggemar pornografi, pribadi mereka akan merasa biasa saja, karena kumpulan atau
lingkungan itu memandang bahwa pornografi ataupun seks bebas itu hal yang wajar, biasa,
ataupun maklum. Namun beda halnya jika seeorang yang kecanduan ini berada pada kumpulan
atau lingkungan yang bebas dari pornografi, mereka akan merasa dirinya berbeda dari yang
lain dan menimbulkan rasa tidak percaya diri, malu-malu, ataupun minder. - Kedua ialah konsentrasi belajar terganggu,pada sebagian orang yang memiliki IQ diatas rata-
rata, pornografi dapat mengganggu konsentrasinya dalam belajar dan mengganggu aktivitas
sehari-harinya, serta menimbulkan rasa kegelisahan. Namun akan lebih parah lagi jika bagi
sebagian orang yang memiliki IQ dibawah rata-rata, efek dari pornografi ini akan lebih ekstrim
dibanding sebagian orang yang memiliki IQ diatas rata-rata. Pribadi sebagian orang yang
memiliki IQ dibawah rata-rata ini akan tidak berdaya dalam menjalani aktivitas sehari-harinya
yang produktif, karena segala aktivitasnya sudah didominasi oleh kegiatan yang bersifat
pornografi, seperti menonton film porno ataupun melakukan hal yang dapat memuaskan hasrat
seksualnya secara sendiri ataupun dengan orang lain.
- Ketiga ialah mendorong untuk melakukan tindakan seksual, pada masa remaja ini, keahlian
dalam memfilter informasi masih kurang baik. Beberapa pakar pada bidang kejahatan seksual
berpendapat bahwa kegiatan seksual yang masih dibawah umur akan selalu disebabkan atau
dipicu oleh 2 (dua) hal, yaitu: (i) melihat pornografi yang ada pada media massa dan (ii)
pengalamannya mengenai pornografi yang ada pada media massa. Orang-orang itu akan
memiliki keinginan untuk menirukan perilaku atau tindakan seksual terhadap orang lain
maupun suatu obyek yang dijangkau.
Cara Mencegah Adiksi dan Kecanduan Pornigrafi Pada Anak
Beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mencegah anak kecanduan pornografi, antara
lain: (i) Memberikan pemahaman anak tentang internet sehat dan aman; (ii) Dampingi anak ketika
menggunakan internet; (iii) Memberikan pendidikan seksual sesuai dengan usia perkembangan
dan terakhir (iv) Memperkuat keimanan dan mentalitas religiusitas (keagamaan)
Memperkuat keimanan dan mentalitas religiusitas (keagamaan)
Salah satu cara dalam mencegah adiksi dan kecanduan pornografi pada anak adalah dengan
memperkuat keimanan dan mentalitas religiusitas (keagamanan) pada anak, di mana orang tua
menanamkan nilai-nilai penting keagamaan bahwa niat untuk menonton dan apalagi menonton
adalah berdosa dan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak. Banyak cara dan
Tindakan nyata dari memperkuat keimanan dan mentalitas religiusitas (keagamaan) yang dapat
dilakukan oleh seorang anak, antara lain, yaitu: (i) Puasa dan (ii) Terapi Dzikir. Puasa sebagai
salah satu upaya pengendalian diri anak dari rasa haus dam lapar dan keinginan atau Hasrat
4
menonton pornografi. Secara umum, puasa merupakan salah satu kegiatan yang dinilai sebagai
kegiatan sukarela yang dilaksanakan dengan cara menahan diri dari makanan, minuman atau juga
bisa keduanya, perilaku buruk, dan semua hal yang memiliki potensi untuk membatalkan puasa
tersebut selama masih dalam periode pelaksanaan puasa tersebut. Puasa yang murni biasanya
dilakukan dengan menahan diri untuk makan dan minum dalam kurun waktu tertentu, umumnya
puasa dilaksanakan dalam kurun waktu satu hari atau selama 24 jam, atau juga bisa beberapa hari.
Lamanya periode puasa ini bergantung pada ketentuan puasa. Menurut agama islam, puasa
disebut dengan Shaum yang berasal dari Bahasa Arab : صوم merupakan ibadah yang bersifat wajib
untuk dilaksanakan ketika bulan Ramadhan telah tiba. Ibadah ini juga dilaksanakan selama 1 (satu)
bulan penuh lalu akan ditutup dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Pelaksanaan puasa yang
sesuai dengan syariat islam adalah dengan menahan diri dari makan minum serta semua perbuatan
yang dapat membatalkan puasa dari terbitnya matahari hingga matahari tenggelam dengan diawali
niat yang sudah tercantum dalam kitab suci Al-Qur’an. Puasa ditujukan untuk dapat membentuk
serta menanamkan sikap-sikap teladan dan meningkatkan ketakwaan seorang Muslim kepada
Allah SWT. Definisi lain dari puasa adalah menahan hawa nafsu; panca indera; dan
berpaling dari selain Allah. Hal ini sangat berkaitan jika anda ingin menangani atau
berhenti dari kecanduan pornografi
Metode puasa
Metode puasa ini berkaitan dengan ajaran agama islam yang berkaitan dengan tata cara puasa
rasul-rasul allah. Metode ini akan membantu anda untuk mencegah atau menangani kecanduan
kalian, ada beberapa metode puasa yang cukup popular yang dilakukan oleh umat muslim, yang
pertama ada:
- Puasa sunnah senin kamis
Puasa sunnah senin kamis merupakan puasa yang dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW,
karena pada hari senin dan kamis amal kita diperiksa dan Allah SWT juga memberi ampunan
kepada hambanya pada hari tersebut Ketika melaksankan puasa senin kamis. Simple nya puasa
ini dilakukan hanya pada hari dan kamis di setiap minggu nya. - Puasa sunnah Daud
Sesuai dengan namanya puasa ini dilakukan oleh oleh nabi Daud as, metode puasa ini adalah
berpuasa sehari, lalu tidak berpuasa pada hari berikutnya. Jadi jika anda berpuasa pada hari
senin, maka pada hari selasa anda tidak perlu melakukan puasa, dan hari berikutnya baru
berpuasa Kembali, jadi dilakukan secara selang-seling. - Puasa Ramadhan
Puasa ini merupakan puasa wajib yang dilakukan oleh umat muslim. Puasa yang dilakukan
selama satu bulan penuh. Umat muslim wajib melakukan puasa ini dengan tujuan
meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ini merupakan metode yang cukup membantu
anda ajika ingin cepat berhenti dari kecanduan, karena puasa ini dilakukan dalam satu bulan.
Jika anda dapat melaksankan puasa ini dengan sempurna, anda dapat merubah kebiasaan anda
menjadi lebih baik, karena anda terpaksa harus menahan hawa nafsu selama satu bulan penuh.
5
Selain 3 (tiga) jenis puasa di atas, yang sangat popular dilakukan oleh kaum muslim, ada beberapa
puasa sunnah lainnya yang mungkin selain menambahkan amal baik anda, dapat juga membantu
anda lebih dalam mengontrol nafsu anda. Berikut puasanya:
- Puasa Sunnah enam hari yang dilaksanakan pada bulan Syawal, kecuali saat hari raya Idul
Fitri. - Puasa sunah arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah untuk umat muslim yang tidak melaksanakan
ibadah haji. - Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah untuk umat muslim yang tidak melaksanakan
ibadah haji. - Puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram.
- Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.
- Puasa Yaumul Bidh, sekitar tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan.
- Puasa Nisfu Sya’ban dilaksanakan pada pertengahan bulan Sya’ban.
- Puasa Asyhurul Hurum yang dilakukan pada bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan
bulan Rajab.
Terapi Dzikir
Berdasarkan hasil penelitian dari Deriansyah (2017). Terapi dzikir dalam mengatasi kecanduan
pornografi pada klien “A”, di kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lembar
Palembang. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa klien memiliki gangguan psikologis seperti
perubahan merasakan perasaan resah, gelisah, cemas, jengkel, mudah merasakan perasaan
tesinggung, marah (mudah panas tanpa alasan), malas, melamun, pelupa, sulit konsentrasi, lambat
berpikir, kurang percaya diri dalam berkomunikasi dan malas beribadah. Sementara faktor-faktor
yang menyebabkan klien mengalami kecanduan pornografi terbagi atas 2 (dua) faktor diantaranya
adalah faktor eksternal disebabkan oleh adanya ajakan dari teman klien, sehingga klien mengalami
addiction dan berlangsung terus menerus hingga saat ini dan faktor internal disebabkan oleh
lemahnya kontrol diri yang ada pada diri klien. Hasil evaluasi setelah klien diberikan bimbingan
terapi dzikir klien mengalami beberapa perubahan diantaranya adalah berkurangnya frekuensi
kecanduan (mengkonsumsi pornografi) yang terjadi pada diri klien, mengubah pola pikir menjadi
lebih positif klien dapat berpikir secara luas mencapai kesadaran diri secara penuh dalam
memandang pornografi dan hakikat dirinya sebagai manusia serta konsisten dalam meniatkan
sesuatu agar dapat beraktivitas normal tidak tergantung dengan aktivitas yang selalu ia inginkan,
mengubah perilaku klien menjadi lebih baik dengan menenangkan hati dari perasaan mudah marah
(panas) tanpa alasan, cemas, gelisah dan meningkatkan kepercayaan diri mampu berkomunkiasi
berinteraksi serta beradaptasi dengan baik, dan mulai meningkatnya aktivitas ibadah lebih bisa
mengendalikan dirinya untuk lebih rajin beribadah melaksanakan kewajiban sholat lima waktu
Demikian pembahasan mengenai macam-macam puasa yang dapat anda coba lakukan untuk
mencegah atau menangani kecanduan dalam pornografi serta terapi dzikir. Semua tidak akan
berubah pada diri anda selama anda tidak berniat sungguh-sungguh. Melakukan ibadah 5 (lima)
waktu secara penuh dan mengaji dapat memperkuat niat anda dalam mengatasi masalah tersebut,
dan hindari aktifitas yang sering memunculkan keinginan anda untuk menonton video porno.

No responses yet