Puasa atau menahan sesuatu adalah hal alamiah (fitrah) dan salah satu kebutuhan dasar dalam daur kehidupan manusia. Puasa pasti ada di setiap bidang, keadaan, keyakinan, model gaya hidup dan agama apapun di dunia. Karena puasa secara umum bermakna usaha untuk mencapai bentuk ideal.
Misal orang yang merasa bentuk tubuhnya gemuk, maka dia puasa dalam bentuk diet makanan tertentu. Mau masuk meja operasi, kadang pasien disuruh puasa. Orang mau kaya, maka dia puasa untuk belanja-belanja yang gak mendesak. Kalau gak puasa, maka tidak tercapai keidealan. Malah terjadi ketidakseimbangan.
Nah, tidak salah kalau Islam sebagai agama fitrah dan yang haq dunia akhirat, mensyariatkan puasa. Karena Gusti Allah paling paham apa yang jadi kebutuhan manusia, lha wong Sang Pencipta manusia.
Bedanya, puasa disyariatkan dalam Islam agar cita-cita orang dalam hidupnya itu lurus dan benar, yaitu masuk ke pintu pengabdian pada Gusti Allah. Bukan mengabdi pada materi. Karena untuk tujuan apa seseorang berpuasa itu bisa jadi barometer: apa sebenarnya cita-cita hidupnya, apa sebenarnya yang dia gandrungi dan pada siapa sebenarnya dia mengabdi.
Karena puasa adalah satu bentuk usaha keras manusia untuk mendekati tujuan dan cita-cita hidup. Yang namanya cita-cita, pasti sesuatu yang paling mulia dan istimewa di benak seseorang.
Misal kalo kita berpuasa untuk tubuh langsing di depan kamera, artinya kita abdi pansos, pujian orang itu sangat istimewa. Kalo kita puasa biar kaya, maka kita abdi duit, harta itu sesuatu yg mulia di benak kita. Kalo kita puasa untuk ridho Gusti Allah, maka kita abdi Gusti Allah. Menjadikan Gusti Allah sebagai satu-satunya Juragan itu yang paling mulia.
Maka tidak salah Kanjeng Nabi Muhammad SAW dawuh
لكل شيء باب وباب العبادة الصوم
“Setiap sesuatu ada pintunya, dan pintu menuju pengabdian adalah puasa”
Nah, di sinilah fungsi disyariatkannya puasa. Agar tujuan hidup orang Islam itu terarahkan pada sesuatu yang abadi, yaitu pengabdian pada Gusti Allah. Dan dengan puasa, orang Islam dibimbing untuk punya mindset bahwa menjadi abdi Gusti Allah itu satu hal mulia, istimewa dan berharga.
Mugi manfaat.
#AyoNyarkub #ArbainFiUshuliddin #ImamGhozali

No responses yet