Categories:

Oleh: Salsabilla Oktavia dan Risma Nur Hidayah (jurusan psikologi universitas Muhammadiyah prof.DR. HAMKA

Keharmonisan rumah tangga merupakan aspek fundamental dalam kehidupan sosial yang sangat berpengaruh besar terhadap kesejahteraan individu atau masyarakat. Semua orang pasti menginginkan dan mendambakan sebuah keharmonisan pada keluarga impiannya. Karna keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, berfungsi tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan yang membentuk karakter dan perilaku anggotanya. Keluarga yang harmonis akan menghadirkan anak-anak  yang ceria, memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh elemen keluarga. Tidaklah mudah untuk membentuk sebuah keharmonisan dalam keluarga, butuh adanya rasa saling melindungi, menghargai pendapat dan keputusan bersama serta komunikasi yang baik.

Komunikasi sebagai pilar pertama terciptanya keluarga yang harmonis. kunci keharmonisan keluarga terletak pada komunikasi yang efektif. Komunikasi ini tidak hanya sebatas pertukaran informasi, tetapi juga melibatkan sebuah proses pemahaman, empati, dan dukungan antar keluarga. Dalam sebuah keluarga, komunikasi yang baik dapat menciptakan ikatan emosional yang baik, mengurangi ketegangan serta penyelesaian konflik secara efektif. Terkadang realitanya, banyak sekali pasangan yang gagal akibat kurangnya komunikasi antar kedua belah pihak. rasa saling menutupi yang muncul hingga kemudian memunculkan banyak sekali dugaan-dugaan buruk dari pasangan, sehingga hal-hal kecil sangat memungkinkan terjadinya pertengkaran antar pasangan.

Allah SWT telah menegaskan di dalam firmannya terkait pentingnya komunikasi di dalam keluarga. salah satu firman-Nya yaitu terletak di QS. As Shaffat Ayat 102 yang memiliki arti : “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersamasama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Tafsir dari terjemahan tersebut yaitu mengenai sosok Ibrahim dan anaknya Ismail. Terjadinya sebuah interaksi yang sangat baik antara seorang ayah dan anak. Dan hal inilah yang sering dijadikan sumber dan rujukan bagi komunikasi di dalam keluarga.

Selain firman Allah, Rasulullah juga sudah memberikan hadistnya tentang sebuah keharmonisan keluarga yang diimpikan oleh semua orang. yang berbunyi :

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik terhadap keluargaku” (HR. Tirmidzi) 

Hadist ini menekankan bahwa kualitas seorang individu sangat ditentukan oleh bagaimana ia memperlakukan keluarganya. Dalam konteks ini, Rasulullah ﷺ memberikan teladan yang jelas tentang pentingnya berbuat baik kepada anggota keluarga. Keluarga yang sakinah adalah keluarga yang dilingkupi oleh ketenangan dan kasih sayang, di mana setiap anggotanya saling menghormati dan mendukung satu sama lain. 

Prinsip-prinsip untuk melakukan komunikasi yang efektif yaitu:

  1. Kejujuran: Setiap anggota keluarga harus merasa nyaman untuk berbagi pendapat dan perasaan tanpa takut dihakimi.
  2. Empati: Memahami sudut pandang dan perasaan orang lain sangat penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis.
  3. Keterbukaan: Menciptakan suasana di mana semua orang merasa bebas untuk menyampaikan pikiran mereka.
  4. Rasa Hormat: Menghargai setiap individu dalam keluarga, termasuk perbedaan pendapat dan karakteristik masing-masing.

Dengan adanya prinsip-prinsip ini, setiap anggota keluarga dapat berkontribusi untuk terciptanya lingkungan keluarga yang positif, terbuka serta mendorong ikatan emosional yang baik. Ini tidak hanya meningkatkan kualitas hubungan antar anggota keluarga tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan emosional dan mental seluruh anggota keluarga

Sumber referensi :

https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2806821&val=24920&title=KOMUNIKASI%20KELUARGA%20DALAM%20QURAN
https://www.rri.co.id/kesehatan/904174/peran-komunikasi-dalam-menjaga-keharmonisan-rumah-tangga
https://magelang.kemenag.go.id/pentingnya-komunikasi-dalam-merajut-cinta-dalam-keluarga

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *