Categories:

Oleh: Dita septi anggraeni ( Mahasiswi psikologi Universitas Prof.DR.HAMKA )

Berbicara dengan jujur dan terbuka merupakan elemen kunci dalam kehidupan manusia, terutama dalam lingkup keluarga. Keterampilan berkomunikasi yang baik memainkan peran penting dalam membangun hubungan yang harmonis serta saling pengertian di antara anggota keluarga. (Awi dkk,2016)

# mencapai sakinah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

 إِذَا تَزَوَّجَ اْلعَبْد،ُ فَقَدِ اسْتَكْمَلَ نِصْفَ الدِّيْنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِيْمَا بَقِي 

“Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”.Dalam konteks keluarga, komunikasi yang efektif memiliki peran signifikan dalam membentuk keluarga sakinah, yang merupakan tujuan utama dalam pernikahan menurut ajaran Islam. Sakinah menggambarkan ketenangan, kedamaian, dan ketentraman. Keluarga sakinah adalah keluarga yang diisi dengan kasih sayang, pemahaman, dan dukungan antaranggota keluarga.

Kemampuan berkomunikasi dengan baik memfasilitasi pemahaman bersama antara suami dan istri. Lewat komunikasi, keduanya dapat saling menyampaikan perasaan, kebutuhan, serta keinginan masing-masing. Hal ini sangat vital dalam membangun hubungan yang seimbang dan saling memahami.

Komunikasi yang efektif juga berperan penting dalam menyelesaikan konflik dalam hubungan suami istri. Konflik adalah bagian alami dari setiap hubungan, namun jika tidak diselesaikan, dapat merusaknya. Melalui komunikasi yang efektif, pasangan dapat menyelesaikan konflik dengan cara yang membangun dan saling menghormati.

Lebih dari itu, komunikasi yang baik memiliki peran besar dalam mendidik anak-anak dalam keluarga. Melalui komunikasi yang baik, orang tua dapat memberikan arahan dan bimbingan yang efektif kepada anak-anak mereka. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga dengan komunikasi yang baik cenderung memiliki kebahagiaan, kesehatan, dan kecerdasan yang lebih baik. ( Han dkk,2019 )

Ada beberapa tips untuk memperkuat komunikasi yang efektif dalam keluarga:

1. Menyuarakan segala sesuatu dengan jujur dan terbuka. Fondasi komunikasi yang baik bergantung pada keterbukaan dan kejujuran di antara pasangan.
2. Mendengarkan dengan penuh perhatian saat pasangan berbicara, tanpa interupsi atau komentar sebelum mereka selesai.
3. Memberikan tanggapan yang positif terhadap pasangan, menunjukkan penghargaan terhadap apa yang mereka sampaikan.
4. Menghindari menyalahkan atau menghakimi, dan fokus pada penyelesaian masalah daripada menyoroti kesalahan.
5. Menunjukkan kasih sayang dan perhatian tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga tindakan nyata.

Komunikasi yang efektif memainkan peran utama dengan membangun fondasi komunikasi yang baik, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang penuh kasih, suasana sakinah yang penuh kebahagiaan dan kedamaian.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *