Istilah Eropa Timur dimunculkan oleh negara Barat untuk mengelompokkan seluruh negara Eropa yang tadinya merupakan bagian dari rezim komunis yang dijuluki Blok Timur onsep Eropa Timur diperkuat dengan adanya ideologi komunisme dan terutama di Un Soviet setelah Perang Dunia II. Ide “Tirai Besi” yang memisahkan Eropa Barat dan Timur merupakan pandangan umum selama perang dingin berlangsung. Pandangan ketat ini memunculkan berbagai masalah karena ia gagal untuk mencukupi kompleksnya wilayah ini tidak benar pandangan bahwa Eropa hanya dibagi menjadi barat dan timur diyakini oleh penduduk negara bagian timur Eropa, terutamanya sejak runtuhnya.
Bosnia dan Herzegovina merupakan Republik Bosnia dan Herzegovina yaitu sebuah wilayah perbatasan antara kebudayaan Barat dan Timur. Pada abad pertengahan, wilayah tersebut menjadi pertikaian dan perebutan pengaruh antara Romawi Barat yang Katolik dan Romawi Timur yang Ortodoks. Di tengah pergaulan tersebut, ikut pula sebuah kelompok bidah Kristen yang disebut Bogomil. Sekte ini terutama beranggotakan masyarakat kelas atas Bosnia .
Negara ini didiami oleh tiga kelompok etnik yang utama, yakni Bosnia, Serbia, dan Kroasia. Warga Bosnia secara umum dikenal sebagai Bosnians dalam bahasa Inggris tanpa memandang bangsa mereka. Pemerintahan negara ini dilakukan secara terpencar dan negara Bosnia sebenarnya terdiri dari persekutuan dua buah wilayah yang utama, yaitu Federasi Bosnia dan Herzegovina.
Nasionalisme dan Konflik Politik di Bosnia Herzegovina
Apabila masuknya nasionalisme di Bosnia Herzegovina membawa perubahan besar ada umumnya penduduk wilayah itu disebut orang Bosnia dan hanya dibedakan menurut agamanya, bagi penganut Kristen Ortodoks mereka mengidentifikasikan diri sebagai Serbia sementara penganut Katolik manjadi orang Kroasia.
Situasi kritis di Bosnia pertama dipicu oleh kepemimpinan nasionalis yang menggerakkan masyarakat dan negara mereka ke kancah perang. Kedua, pemisahan Bosni dari Yugoslavia menimbulkan isu kebangsaan. Ketiga, reaksi internasional terhadap kejatuhan negara bangsa Yugoslavia.
Politik di Bosnia dan Herzegovina
Bosnia memang tidak bisa dipisahkan dari Yugoslavia yang berdiri pada 1918, yang merupakan salah satu negara Yugoslavia. Kemudian mereka pada 1 Maret 1992 berpisah dari Yugoslavia (referendum untuk kemerdekaan diselesaikan pada tanggal 1 Maret 1992; Kemerdekaan dideklarasikan pada 3 Maret 1992) Sistem hukum yang digunakan adalah berdasarkan sistem hukum sipil.
Pembagian Wilayah Administratif
Bosnia dan Herzegovina dibagi menjadi Federasi Bosnia dan Herzegovina dan Republik Srpska (Serbia) dan ada Distrik Brcko. Diperintah secara supranasional dan dijaga oleh tentara internasional.
- Federasi Bosnia dan Herzegovina. Penduduk etnis ini terutama terdiri dari suku Bosnia atau Muslim (72, 9%) dan suku Kroasia (21, 8%). Ibu kotanya adalah Sarajevo.
- Republik Srpska sebelunya bernama Republik Sebia Bosnia-Herzegovina, Republik Srpska diproklamirkan oleh orang Serbia Bosnia di bawah pimpinan Radovan Karadzic. Orang Serbia Bosnia adalah penduduk etnis Serbia yang tinggal dan beranak-pinak di Bosnia.
- Distrik Brcko (Serbia, Bosnia, Kroasia) berada di timur-laut Bosnia, wilayah yang bukan bagian daripada Federasi Bosnia dan Herzegovina ataupun Republik Srpska. Distrik ini berada di bawah supervisi komunitas internasional. Ibu kota distrik ini adalah kota Brcko.
Cabang Eksekutif
Kepala pemerintahan yaitu Nikola Spiric 9 sejak 11 Januari 2007. Sementara Ketua Presiden Bosnia dan Herzegovina berputar di antara tiga anggota (Bosnia, Serbia, dan Kroasia), Ketua Presiden:
- Nebojsa Radmanovic (ketua presiden sejak 10 November 2010; anggota kepresidenan sejak 1 Oktober 2006-Serbia),
- Bakir Izetbegovia (anggota presiden sejak 3 Oktober 2010-Bosnia)
- Zeljko Komsic (anggota presiden sejak 1 Oktober 2006-Kroat)
Ketiga anggota kepresidenan dipilih langsung oleh rakyat. Presiden adalah kepala negara dan lembaga utama yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri dan mengusulkan anggaran. Ketua Dewan Menteri ditunjuk oleh presiden dan dikonfirmasikan oleh tingkat-negara (DPR) dengan hasil pemilihan suara-Nebojsa Radmannovic dengan 53,3 % dari suara untuk kursi Sebia; Zeljko KOMSIC dengan 39, 6% dari suara untuk kursi Kroasia; Haris Silajdzic dengan 62, 8% dari suara untuk kursi Bosnia
Cabang Legislatif
Bosnia dan Herzegovina merupakan Majelis bikameral atau skupstina Parliamentarna, badan legislatif utama di Bosnia dan Herzegovina terdiri dari dua kamar:
- Rumah Masyarakat atau Dom Naroda
- DPR atau dom Presiden Predstavnicki/ dom Zastupnicki
Majelis Parlemen ini bertanggung jawab untuk:
- Memberlakukan undang-undang yang diperlukan untuk melaksanakan keputusan presiden atau untuk melaksanakan tanggung jawab majelis berdasarkan konstitusi.
- Memutus sumber dan jumlah pendapatan untuk oprasional lembaga Bosnia dan Herzegovina dan kewajiban intrnasional dari Bosnia dan Herzegovina dan kewajiban.
- Menyetujui lembaga Bosnia dan Herzegovina.
- Memutus meratifikasi perjanjian dan kesepakatan.
- Hal-hal yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya sebagai ditugaskan kepadanya oleh perjanjian bersama kedua Entitas.
Yudisial
- Mahkamah Konstitusi (terdiri dari Sembilan anggota: empat anggota yang dipilih oleh Bosnia, dua anggota oleh Republik Srpska dan Majelis Nasional, dan tiga anggota non- Bosnia oleh pengadilan hak Asasi Manusia Eropa),
- Pengadilan negeri (terdiri dari 44 hakim nasional dan tujuh hakim internasional dan memiliki tiga divisi administratif, banding dan Pidana yang memiliki yurisdiksi atas kasus yang berkaitan dengan hukum negara.

No responses yet