Categories:

Oleh: Farhan Azizii (mahasiswa ITB Ahmad Dahlan)

Kita semua pasti punya sebuah keinginan, dimana semua hanya angan-angan ketika keinginan tak terwujudkan. Segala sesuatu yang kita inginkan pasti harus ada upaya yang dilakukan, selain berusaha ternyata berdoa adalah senjata utama untuk menentukan hasil dari sebuah upaya yang telah dilakukan.

Do’a adalah sebuah permintaan atau permohonan. Doa secara istilah berarti menyerahkan diri kepada yang maha kuasa secara langsung untuk memperoleh karunia dan segala yang diridhoinya. Mungkin masih ada yang ingat apa yang diajarkan oleh orang tua/ guru kita sejak masih kecil ? Ya, mereka mengajarkan kita untuk berdoa kepada Allah Swt meminta dijauhkan dari hal yang tidak diinginkan, disaat ingin melakukan suatu perbuatan atau kegiatan, baik itu hal kecil maupun hal yang besar.

Mengapa kita harus berdoa ? Sebagai manusia kiranya kita harus berdoa untuk meminta atau bersyukur berkat rahmat yang maha kuasa. Tujuan berdoa yaitu untuk:

  • Memon ampunan dosa yang telah diperbuat.
  • Memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah Swt.
  • Memohon dipermudah dan diperlancar segala macam urusan.
  • Memohon disehatkan jiwa dan raga.
  • Meminta perlindungan dan bentengan dari hal dan gangguan apapun ( Syaiton, iblis, makhluk ghoib, binatang, dan manusia yang jail ).
  • Memohon agar kita diberi keselamaant dunia dan akhirat.
  • Mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt atas segala nikmat yang diberikan.

Selain dari pada tujuan diatas kita bisa berdoa dan meminta apapupun yang kita inginkan selagi itu hal yang baik dan tidak menyimpang.

Allah Ta’ala berfirman yang isinya : “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir [40]: 60

Namun saya pernah bertanya-tanya, saya sudah berdoa kepada allah swt, namun kenapa allah swt tidak mengabulkannya. Apakah ada yang salah ketika saya berdoa ?. Dan saya belum menyadarinya ternyata dalam berdoa ada syarat-syarat yang harus dilakukan, yaitu ikhlas kepada Allah Swt. Menjauhi segala macam larangannya dan harus memurnikan niat/menyerahkan seluruh hanya kepadanya, sehingga tidak adanya satu pun keraguan.

Saya bertanya-tanya mengapa tidak dikabulkan doa tersebut ternyata merupakan salah satu keraguan pada diri sendiri yang harus dihilangkan sehingga menghambat untuk dikabulkannya doa tersebut. Setelah hilangnya keraguan kita harus mengetahui ternyata ada waktu yang paling mustajab untuk berdoa, berikut adalah waktu yang bagus untuk berdoa :

  1. Ketika membaca Al-Quran
  2. Setelah solat wajib
  3. Setelah adzan berkumandang/ antara adzan dan iqomat
  4. Pada saat tengah malam setelah solat taubat dan tahajud
  5. Saat berpuasa wajib dan sunah
  6. Saat melaksanakan ibadah haji
  7. Saat sujud dalam solat
  8. Hari jumat
  9. Ketika turun hujan
  10. Sebelum salam pada solat wajib
  11. Malam lailatul qadar
  12. Pada hari arafah

Perlu diingat! waktu serta tempat kita berdoa tidak terbatas, tidak peduli dalam keadaan atau posisi apapun dan dimanapun kita tetap bisa untuk memanjatkan doa selagi itu untuk hal yang baik.

Sekali lagi saya hanya mengingatkan, ketika apa yang kita inginkan sudah didapatkan, yang selama ini kita berdoa ternyata dikabulkan. Jangan dulu membanggakan diri, karna itu adalah sebuah cobaan dari Allah Swt kepada kita yang sengaja membuat kita melupakannya, membuat kita asik dengan dunia sendiri hanya karna rasa bahagia atas nikmat yang telah diberi. Itulah mengapa, kita hanya cukup mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah Swt. Yap, Segala bentuk nikmat yang diberikan Allah Swt tentunya wajib disyukuri.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *